Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Baritu setelah empat hari pencarian. (FOTO:BASARNAS)
SB, MUARA TEWEH – Setelah empat hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Asmirin (49), warga Desa Buntok Baru, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memeriksa jebakan ikan (kalang) di Sungai Barito.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (11/7/2025) sekitar pukul 13.00 WIB oleh warga yang melihat sebagian tubuh korban mengapung di permukaan sungai yang saat itu sedang surut.
Informasi penemuan tersebut segera dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan yang langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya.
"Mendapat info dari warga, kami langsung menuju ke lokasi penemuan yang berada di sekitar tempat kejadian. Dan benar, itu adalah korban yang kami cari. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi," ujar Indra Saputra, Koordinator Lapangan dari Basarnas.
Evakuasi dilakukan dengan cepat, dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyatakan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.
"Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke rumah duka, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, termasuk Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, BPBD Kabupaten Barito Utara, serta masyarakat sekitar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Korban dapat ditemukan berkat kerja keras dan sinergi yang baik antara tim di lapangan dan juga masyarakat,” tutup Alit. (sb)