Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr Murjani Sampit Raih Predikat Layanan dan Kinerja Terbaik Triwulan II
SB, SAMPIT – Instalasi Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr Murjani Sampit dinobatkan sebagai unit layanan dan kinerja pegawai terbaik dalam evaluasi triwulanan II tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
“Selamat kepada Ruangan Poliklinik Rawat Jalan. Semoga ini menjadi penyemangat bagi ruangan lain untuk lebih baik lagi,” ujar Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Noviany, saat penyerahan penghargaan usai upacara rutin.
Sebagai bagian dari evaluasi inovatif, delapan kepala ruangan di RSUD diminta mendorong keluarga pasien memberikan testimoni langsung melalui platform Google Review. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sistem penilaian yang transparan dan partisipatif dari masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.
“Komentar yang masuk menjadi bukti nyata pelayanan kami di mata masyarakat, dan bisa dibaca secara luas sebagai rujukan nasional,” jelas dr Yulia.
Ia menegaskan bahwa seluruh testimoni yang dikumpulkan adalah murni berasal dari kesadaran pasien dan keluarga, tanpa rekayasa oleh tenaga kesehatan. Nakes hanya berperan mengajak, bukan menuliskan atau mengarahkan isi ulasan.
Pada bulan Juni 2025, Ruang Poliklinik mencatat 24,1% dari total 191 ulasan yang masuk jumlah tertinggi di antara seluruh ruangan yang dievaluasi.
Atas pencapaian ini, Kepala Ruangan Poliklinik, Merie, menerima penghargaan berupa uang tunai, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan kepemimpinannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keperawatan RSUD dr Murjani, Erdiana, menekankan pentingnya keramahan, kekompakan, dan edukasi kesehatan sederhana, seperti cuci tangan yang benar, dalam setiap layanan kepada pasien.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga soal membangun kepercayaan dan kedekatan dengan pasien serta keluarganya,” pungkas Erdiana.
RSUD dr Murjani Sampit berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pelayanan, memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan pasien, serta menjadikan setiap kritik dan saran sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. (f1/sb)