Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Serahkan Mesin Pakan dan Bibit Ikan

Redaksi 17-07-2025, 10:08 WIB 1 menit baca
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno didampingi Pj Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, di Balai Benih Ikan (BBI) Kelurahan Selat Hilir, pada Selasa (15/7/2025). FOTO: DISKOMINFO
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno didampingi Pj Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, di Balai Benih Ikan (BBI) Kelurahan Selat Hilir, pada Selasa (15/7/2025). FOTO: DISKOMINFO

SB, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menyerahkan bantuan hibah berupa mesin pakan ikan dan ribuan ekor bibit ikan nila kepada tiga Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdatan) di Kecamatan Tamban Catur, pada Selasa (15/7/2025).

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai bersama Kepala OPD. 

Bupati mengatakan bantuan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan.

"Bantuan ini adalah bentuk perhatian nyata dari pemerintah kepada masyarakat pembudidaya ikan. Kami ingin, agar apa yang diberikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan produksi dan menambah penghasilan," kata Bupati.

Penerima bantuan salah satunya Pokdatan Mekar Jaya yang mendapatkan 10.000 ekor bibit ikan nila serta 710 kilogram pakan ikan, dan kesempatan ini pemerintah juga menyalurkan mesin pembuat pakan untuk mendukung efisiensi dan kemandirian dalam usaha budidaya ikan.

Bupati tidak lupa mengingatkan seluruh bantuan yang diberikan agar dimanfaatkan secara optimal dan tidak disia-siakan. Karena itu kedisiplinan dalam memelihara bantuan serta mendorong masyarakat untuk mulai memproduksi pakan ikan secara mandiri dari bahan lokal.

"Mesin pakan jangan sampai hanya jadi pajangan. Begitu juga bibit dan pakan harus digunakan maksimal. Kita juga ingin ada inovasi, seperti pembuatan pakan dari singkong atau limbah perikanan," tegasnya.

"Wilayah seperti Tamban Catur memiliki potensi besar dalam pengembangan perikanan air tawar, sehingga perlu dukungan nyata dari pemerintah untuk hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," tandasnya. (dm) 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard