Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Hadiri Peringatan HAN dan Harganas

Redaksi 17-07-2025, 04:25 WIB 1 menit baca
Bupati Kapuas, HM Wiyatno SP, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Ny. Siti Saniah Wiyatno hadiri HAN dan Harganas Provinsi Kalteng. FOTO: DISKOMINFO
Bupati Kapuas, HM Wiyatno SP, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Ny. Siti Saniah Wiyatno hadiri HAN dan Harganas Provinsi Kalteng. FOTO: DISKOMINFO

SB, PALANGKA RAYA - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada Rabu (16/7/2025).

Bupati Kapuas, H. M. Wiyatno, SP, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny. Siti Saniah Wiyatno ikut menghadiri. 

Puncak kegiatan tersebut turut dirangkai dengan pengukuhan Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) serta Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING) se-Kalimantan Tengah.

Bupati Kapuas dan Ketua TP PKK Kapuas juga mengikuti proses pengukuhan yang dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Kelembagaan, dan Reformasi Birokrasi Kementerian PPN/BKKBN RI, Viktor Hasiholan Siburian.

Acara ini sekaligus menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor antar pemerintah daerah di Kalimantan Tengah dalam upaya penurunan stunting, pemberdayaan keluarga, serta pemenuhan hak-hak anak. 

"Kehadiran menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap penguatan peran keluarga dan perlindungan anak dalam mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ucap Bupati. 

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam sambutannya menegaskan bahwa HAN dan HARGANAS tidak sekadar seremoni, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat komitmen bersama dalam pembangunan sumber daya manusia.

Peringatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan ASTA CITA Presiden serta Visi-Misi Kalteng BERKAH dan Kalteng Maju, khususnya dalam pembangunan Sumber Daya Manusia yang unggul, berkualitas, dan berkarakter," ucap Gubernur.

Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak, bebas dari stunting, pernikahan dini, dan kekerasan. Menurutnya, anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi demi Indonesia Emas 2045. (dm) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard