seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Remaja Tewas Usai Tercebur ke Dalam Rawa

by Redaksi - Tanggal 18-07-2025,   jam 03:22:27
Petugas ketika melakukan evakuasi terhadap korban, Jumat (18/7/2025). Petugas ketika melakukan evakuasi terhadap korban, Jumat (18/7/2025).

SB, PALANGKA RAYA – Jalanan gelap dan lengang di G. Obos Ujung, Palangka Raya, seketika berubah menjadi lokasi tragedi mengenaskan, Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dentuman keras memecah keheningan malam. Dua sepeda motor melaju kencang, lalu hilang kendali, hingga akhirnya menghantam sisi jalan dan terjun ke rawa berlumpur di simpang Jalan Mahir Mahar.

Kecelakaan maut ini tak hanya menyebabkan kerusakan material, tapi juga merenggut satu nyawa muda di tempat.

Joyo, seorang remaja asal Kecamatan Rakumpit, ditemukan tak bernyawa di dasar rawa dengan luka serius di tubuhnya.

Ia dibonceng di atas Yamaha MX King berwarna hitam oranye, yang kini hanya tersisa rangka remuk dan lumpur menempel di mana-mana.

Pemandangan di lokasi sungguh memilukan. Proses evakuasi berlangsung dramatis di bawah sorot lampu petugas.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat membenarkan, bahwa kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan bermotor. Yamaha MX King yang belum diketahui pemilik resminya, dan Yamaha Vixion biru putih bernomor polisi KH 4685 TR atas nama Nanang Hadriani.

“Dugaan awal, keduanya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bundaran Kecil menuju Mahir Mahar. Saat sampai di tikungan ujung Jalan G. Obos, mereka kehilangan kendali. Kedua motor keluar jalur dan akhirnya jatuh ke rawa,” terangnya.

Selain Joyo yang meninggal dunia, dua korban lainnya Aldi (15) dan Riski (15), juga warga Kecamatan Rakumpit mengalami luka serius. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden tragis ini. Olah TKP telah dilakukan, keterangan saksi dikumpulkan, dan kendaraan diamankan sebagai barang bukti.

Visum terhadap korban meninggal dunia pun telah dilakukan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak berkendara secara ugal-ugalan, terlebih saat malam hari dengan kondisi minim pencahayaan,” tegasnya. (rk/sb)