seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Dukung Gubernur Kalteng Penegakan Aturan ODOL

by Redaksi - Tanggal 21-07-2025,   jam 12:50:13
Direktur Eksekutif Kadin Kalteng  Rusdi Direktur Eksekutif Kadin Kalteng Rusdi

SB, PALANGKA RAYA - Gerakan Supir Jawa Timur (GSJT) akan melakukan blokir pelabuhan yang disampaikan secara terbuka melalui media sosial. Rencana tersebut, terkait dengan upaya Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam penegakan aturan Over Dimension Over Loading (ODOL). 

Rusdi merupakan Direktur Eksekutif Kadin Kalteng menyampaikan dukungan penuh kepada Gubernur Kalteng dalam upaya penegakan aturan ODOL yang telah menjadi perhatian nasional.

"Kami memandang bahwa komitmen tegas Pemerintah Provinsi Kalteng dibawah kepemimpinan H. Agustiar Sabran dalam menertibkan truk-truk ODOL bukan hanya demi keselamatan pengguna jalan, tetapi juga kualitas insfrastruktur publik, kelancaran distribusi logistik, dan kepastian iklim investasi di wilayah kami," ucap Rusdi. 

Lanjutnya, ODOL bukan hanya soal pelanggaran tekhnis, melainkan telah menjadi praktik yang merugikan banyak Pihak. ODOL merusak jalan dan jembatan yang dibiayai dari uang rakyat, membahayakan keselamatan pengendara lain, dan menciptakan ketimpangan iklim usaha, terutama bagi pelaku usaha yang patuh aturan.

Rusdi menegaskan terkait dengan berkembangnya narasi Provokatif dan manipulatif dari Gerakan Supir Jawa Timur (GSJT), yang mencoba mengganggu stabilitas dan menekan pemerintah daerah dengan isu sektoral dan sentimen sempit.

"Kami menyatakan : kami menolak segala bentuk tekanan, intimidasi dan upaya politisasi terhadap kebijakan yang berpihak pada kepentingan daerah dan keselamatan publik, dan kami mendukung penuh langkah tegas, adil dan konsisten dari Pemerintah Provinsi Kalteng dalam menegakan hukum dsn menyelamatkan infrastruktur publik dari praktik-praktik curang dan tidak bertanggungjawab," tegasnya. 

"Kami juga mengajak seluruh pelaku usaha di Kalteng, khususnya di sektor Logistik, transportasi, konstruksi, dan perkebunan, untuk bersinergi dan memastikan bahwa aktivitas ekonomi dijalankan dengan prinsip keselamatan, kepastian hukum dan keberlanjutan," jelasnya. 

Rusdi menambahkan ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa Kalteng mampu bertumbuh dan berkembang sebagai wilayah berdaulat, aman, dan berwibawa.

"Dengan tetap terbuka terhadap investasi, namun tanpa mengorbankan keselamatan rakyat dan masa depan daerah," tandasnya.

Dukungan penegakan aturan terhadap ODOL dan mengecam keras narasi provokatif dari kelompok yang mengaku sebagai GSJT dianggap mencoba memprovokasi, serta mengadu domba antar daerah, hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Gerdayak Nasional Kalteng, Yansen A. Binti.

Yansen menyampaikan langkah Gubernur Agustiar sangat tepat juga penting untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan dan menjamin kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.

"Kami dari Gerdayak Indonesia Provinsi Kalteng mendukung penuh kebijakan dan langkah strategis Bapak Gubernur H Agustiar Sabran untuk menindak para truk-truk ODOL," ujar Yansen, pada Minggu (20/07/2025).

Lanjutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional dan untuk keselamatan juga kenyamanan masyarakat. Pasalnya keberadaan truk ODOL telah menyebabkan kerusakan parah pada jalan-jalan utama di Kalteng.

"Kerusakan itu menimbulkan kerugian besar dan anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan jalan tidak sedikit. Karena itu Gubernur mengambil kebijakan melaksanakan operasi penertiban, dan kami sangat mendukung," tegasnya.

"Kami mengecam keras ancaman dari kelompok sopir mengatasnamakan GSJT. Jangan coba-coba mengadu domba. Kita di sini menjunjung tinggi persatuan dalam bingkai NKRI," pungkasnya. (dm)