Disdik Kotim Ajak Guru dan Orang Tua Perangi Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar
SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengingatkan seluruh tenaga pendidik dan orang tua untuk aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar. Seruan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, pada Selasa (7/1/2025).
“Saya tidak bosan-bosannya mengajak orang tua dan semua guru di Kotim untuk terus kobarkan bendera perang terhadap bahaya narkoba. Awasi anak-anak kita, jangan sampai mereka terjerumus,” tegas Irfansyah.
Ia menekankan bahwa tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada peserta didik, serta mengajak keluarga dan masyarakat untuk menyatakan perang terhadap narkoba.
“Keberadaan narkoba sangat mengkhawatirkan. Jika tidak dicegah, maka masa emas Indonesia bisa sirna. Guru sebagai pendidik harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan ini,” tambahnya.
Irfansyah menjelaskan bahwa anak muda yang terjerumus dalam penggunaan narkoba sangat berisiko mengalami berbagai masalah serius, baik secara fisik maupun mental.
“Narkoba bisa mengganggu perkembangan otak remaja. Risiko gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, bahkan pikiran untuk bunuh diri juga meningkat,” jelasnya.
Ia juga mendorong pembentukan kelompok-kelompok edukasi dan penyuluhan yang fokus pada pencegahan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara guru, orang tua, dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
“Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Ini tanggung jawab bersama pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya. (f1/sb)