Lewati ke konten utama
Budaya

Lomba Dayung Perahu Naga Pulpis Semarak, Diharapkan Lahirkan Atlet Berprestasi

Redaksi 25-08-2025, 09:55 WIB 1 menit baca
Bupati H Ahmad Rifai dan Wabup H Ahmad Jayadikarta foto bersama dengan peserta lomba dan masyarakat. (FOTO:DISKOMINFO)
Bupati H Ahmad Rifai dan Wabup H Ahmad Jayadikarta foto bersama dengan peserta lomba dan masyarakat. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, PULANG PISAU - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Lomba Dayung Perahu Naga Bupati Cup Tahun 2025 di Taman Sumbu Kurung. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati H Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, serta disambut antusias oleh masyarakat dan peserta dari berbagai daerah, Sabtu (23/8/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini dan menyebutnya sebagai momen penting dalam pengembangan olahraga dayung di Kabupaten Pulang Pisau.

“Melalui lomba ini kita berharap dapat menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga dayung, sekaligus memunculkan bibit-bibit atlet daerah yang handal dan berprestasi,” ujar Wabup.

Bupati Ahmad Rifa’i dalam wawancara dengan awak media menegaskan komitmennya untuk mendorong keberlanjutan turnamen ini secara rutin setiap tahun.

“Kita harapkan lomba ini terus digiatkan agar ke depan potensi anak-anak muda kita, khususnya atlet dayung, semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” tegasnya.

Lomba Bupati Cup 2025 digelar selama dua hari, 23-24 Agustus 2025. Selain diikuti peserta lokal dari Kabupaten Pulang Pisau, lomba juga diramaikan oleh tim dari luar daerah, seperti Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala (Batola), dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Kehadiran peserta luar daerah ini turut meningkatkan atmosfer kompetisi serta menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet lokal.

Turnamen ini mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati tepian Sungai Kahayan. Bagi masyarakat Pulang Pisau, olahraga dayung bukan sekadar perlombaan, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi dan kehidupan sosial di daerah aliran sungai. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard