seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Asyik Garap Lahan Didatangi Sekelompok Preman Bersajam

by Redaksi - Tanggal 15-07-2022,   jam 05:51:28
SIGAP : Anggota kepolisian saat mendatangi lokasi tanah yang dipermasalahkan. FOTO : POLISI.

PALANGKA RAYA - Kasus tumpang tindih tanah di Kota Palangka Raya marak terjadi. Bahkan tidak sedikit menimbulkan kekerasan antar kelompok atau perseorangan.

Dan itu terjadi belum lama ini, dimana Jatanras Ditreskrimum Polda Kalteng berhasil mengamankan seorang pria pelaku pembacokan karena rebutan tanah di Jalan Menteng XII.

Sengketa tanah juga terjadi di Jalan G Obos XXIV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada Jumat 15 Juli 2022, pagi.

Beruntung berkat gerak cepat anggota kepolisian sehingga tidak terjadi tindakan melawan hukum, seperti perkelahian antar kelompok.

"Dugaan ini kami sampaikan berdasarkan laporan yang diutarakan salah satu warga binaan kami yang bernama Samson Nyarang," ungkap Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa melalui Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati.

Jadi setelah menerima laporan, ungkap Susilowati, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aipda Toha yang didampingi anggota Buser beserta piket fungsi lainnya langsung bergegas ke lokasi untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Diterangkannya, jika bapak Samson mengklaim tanah yang sedang di excavator tersebut adalah milik pribadi yang dibuktikan administrasi lengkap. Kemudian dihentikan oleh sejumlah orang dengan membawa parang yang tentu saja bapak Samson sebagai pemilik tanah terancam.

"Tetapi setelah kami berada dilokasi sekelompok orang sudah tidak ada dilokasi, atas keterangan dari Samson sekelompok orang itu merupakan suruhan dari seseorang yang mengaku-ngaku tanah itu miliknya," terangnya.

Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan, pihak kepolisian langsung memberikan nomor telepon seluler guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (ok)