Suara Damai Nusantara: Panggung Anak Muda Kalteng untuk Toleransi dan Persatuan
SB, PALANGKA RAYA – Aula Bapelkes Palangka Raya berubah menjadi lautan semangat dan warna-warni budaya nusantara. Ratusan pelajar dari tingkat SMP, SMA/sederajat hingga mahasiswa dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah berkumpul dalam kegiatan Suara Damai Nusantara (SUDARA) sebuah inisiatif dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah.
Dengan tema “Barisan Cinta: Bangkitkan Rasa Solidaritas Anak Nusantara Ciptakan Indahnya Toleransi dan Tanamkan Jiwa Integritas sebagai Karakter Penerus Bangsa,” acara ini menjadi wadah kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan semangat cinta tanah air dan menjaga keutuhan bangsa melalui seni dan budaya.
Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak dukungan dari peserta, semangat nasionalisme terasa hidup dalam setiap lantunan lagu daerah, bait puisi, hingga pertunjukan budaya yang menggambarkan kekayaan warisan Indonesia.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Ibu Maira Himadhani, S.T., M.Sc., M.Si, mewakili Direktur Pencegahan BNPT, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A, disampaikan bahwa semangat yang ditunjukkan peserta mencerminkan harapan besar bangsa terhadap generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan menghadapi ancaman ideologi yang memecah belah.
“Generasi muda bukan hanya harapan bangsa, tetapi juga benteng utama dalam menjaga keutuhan Indonesia,” tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua FKPT Kalteng, Prof. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag, dalam laporan yang dibacakan oleh Sekretaris FKPT, Ibu Fajar. Ia menekankan bahwa pendekatan budaya merupakan strategi penting dalam upaya pencegahan radikalisme di kalangan anak muda.
“Kita tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan. Budaya memiliki kekuatan untuk menyentuh hati dan membentuk karakter sejak dini,” ujarnya.
Berbagai lomba digelar dalam rangkaian kegiatan SUDARA, seperti lomba baca puisi dan menyanyi lagu wajib nasional serta lagu daerah Kalimantan Tengah. Ajang ini tidak hanya menunjukkan bakat seni para peserta, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap keragaman budaya Indonesia.
Berikut adalah daftar pemenang dalam beberapa kategori lomba:
Lomba Baca Puisi (Tingkat SMP)
- Juara I: Meysa Khozrifatul Ulmi (MTsN 2 Palangka Raya)
- Juara II: Aqila Putri Zhafina Ichsan (MTsN 1 Palangka Raya)
- Juara III: Marsya (SMPN 1 Palangka Raya)
Lomba Menyanyi Lagu Wajib & Lagu Daerah (SMA & Universitas)
- Juara I: Eicha Cristy Gianella (SMAN 2 Palangka Raya)
- Juara II: Jeanetta Regina Anggraini (SMAN 1 Palangka Raya)
- Juara III: Cinta Azahra Putry (MAN Model Palangka Raya)
Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Resha Rashtrapatiji (juri nasional), Kriswanto Paul (juri daerah), serta Dileli Dharma Astoeti dari FKPT Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan BNPT RI, Forkopimda, instansi vertikal, dan media ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda tidak kekurangan ruang untuk berkarya demi kedamaian bangsa. Dalam penutupan, Ibu Dileli Dharma Astoeti menyampaikan puisi yang menyentuh hati, mengajak seluruh peserta untuk terus menyalakan semangat perdamaian dan persaudaraan di Bumi Nusantara.
“Suara Damai Nusantara adalah ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan toleransi, solidaritas, dan cinta tanah air dalam bentuk yang kreatif dan menyenangkan,” pungkasnya.
Dengan semangat "Salam Pancasila", BNPT dan FKPT berharap kegiatan serupa terus digelar di seluruh pelosok negeri, agar semangat damai tidak hanya digaungkan, tapi juga dihidupi oleh generasi penerus bangsa. (*)