Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Pemkab Lamandau Gelar FGD Optimalisasi PAD 2025

Redaksi 17-10-2025, 12:37 WIB 1 menit baca
Pemkab Lamandau ketika melaksanakan Ekspose Awal dan FGD terkait Kajian Optimalisasi PAD 2025. (FOTO:DISKOMINFO)
Pemkab Lamandau ketika melaksanakan Ekspose Awal dan FGD terkait Kajian Optimalisasi PAD 2025. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, NANGA BULIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) menggelar kegiatan Ekspose Awal dan Focus Group Discussion (FGD) terkait Kajian Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamandau Tahun 2025, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Lamandau.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lamandau, Triadi Eka Asi Jaya Diputera, mewakili Bupati Lamandau.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Triadi, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis dalam meningkatkan PAD tanpa menambah beban bagi masyarakat.

“Pendapatan Asli Daerah merupakan sumber penting bagi pembiayaan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Triadi.

Ia menambahkan, diperlukan kajian akademis yang komprehensif dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar peningkatan PAD dapat dilakukan secara optimal dan berkeadilan.

Triadi juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi banyak pemerintah daerah, yaitu tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan harmonisasi belanja pusat dan daerah agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan selaras dengan program prioritas nasional.

Sebagai informasi, penyusunan kajian optimalisasi PAD ini melibatkan kerja sama antara Pemkab Lamandau dan Tim Tenaga Ahli dari Pusat Kebijakan Pengembangan Manajemen (PKPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard