Guru di Teluk Sampit Keluhkan Infrastruktur Menuju Sekolah
SB, SAMPIT - Banyak guru yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan menuju sekolah saat kegiatan reses DPRD Dapil 3 wilayah selatan Kabupaten Kotim.
Meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit.
Keluhan ini menjadi isu penting karena jalan yang rusak berdampak negatif pada proses belajar mengajar dan kualitas pendidikan secara keseluruhan, salah satunya di Desa Reggei Lestari, Kecamatan Teluk Sampit.
"Infrastruktur jalan menjadi keluhan terbanyak. Kalau kita lihat akses menuju SD Reggei Lestari itu luar biasa rusaknya. Kata kepala sekolahnya sudah beberapa kali minta usulan tapi belum ada tanggapan dari Dinas Pendidikan," kata Akhyannoor, Anggota Dapil 3 dan juga Ketua Komisi II DPRD Kotim, Minggu (19/10/2025).
Meskipun anggaran daerah terbatas karena dampak dari efisiensi namun ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi guru Desa Reggei agar mendapat perhatian dalam perencanaan anggaran.
"Karena efesiensi anggaran jadi apa yang dikeluhkan masyarakat saat ini itu yang kita perjuangkan," ujarnya.
Dirinya berharap dengan keberdaan reses ini laporan dari para guru-guru di wilayah setempat bisa terealisasi sehingga kelayakan anak-anak mendapatkan fasilitas pendidikan dengan aman dan nyaman.
"Semua masukan ini menjadi catatan penting bagi kami. Kita coba mengawal agar aspirasi ini bisa diwujudkan," pungkasnya. (f1/sb)