Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Verifikasi Rekonstruksi Jembatan Sei Bulik, Pemkab Lamandau Harap Dukungan BNPB

Redaksi 30-10-2025, 09:21 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menerima kunjungan kerja tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBPK Provinsi Kalteng, dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalteng, pada Rabu (29/10/2025). FOTO: DISKOMINFOSTANDI
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menerima kunjungan kerja tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBPK Provinsi Kalteng, dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalteng, pada Rabu (29/10/2025). FOTO: DISKOMINFOSTANDI

SB, NANGA BULIK– Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menerima kunjungan kerja tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBPK Provinsi Kalteng, dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalteng, pada Rabu (29/10/2025). 

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau dan memverifikasi usulan rekonstruksi Jembatan Sei Bulik di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau yang mengalami kerusakan berat akibat bencana alam.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Lamandau, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 7,5 meter dan kedalaman sungai sekitar 13 meter itu kini tidak dapat dilalui kendaraan roda empat karena struktur kayu lognya rusak parah. Kerusakan tersebut diperparah oleh curah hujan tinggi dan longsor di sekitar lokasi.

Sebagai langkah darurat, BPBD bersama Dinas PUPR, Pemerintah Desa Toka, dan PT TSA telah memasang papan imbauan serta melakukan penanganan sementara di area jembatan.

Dalam pertemuan, Wabup Abdul Hamid menyampaikan apresiasinya atas perhatian BNPB dan pihak terkait. Ia menegaskan bahwa Jembatan Sei Bulik memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat Desa Toka dan sekitarnya untuk mobilitas warga serta distribusi logistik.

"Kami berharap hasil verifikasi ini menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan jembatan permanen, agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan perekonomian setempat tidak terhambat," ujar Wabup.

Pemerintah Kabupaten Lamandau memastikan akan terus berkoordinasi dengan BNPB dan instansi teknis lainnya untuk percepatan pemulihan infrastruktur terdampak bencana.

"Rencananya, pembangunan jembatan permanen akan direalisasikan pada tahun 2026 melalui dana hibah dari Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB serta Kementerian Keuangan," pungkasnya. (BY/SB)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard