Petugas kepolisian ketika melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi jenazah korban, Rabu (1/2/2026). (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di teras Taman Kanak-Kanak (TK) Bakuwu, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.27 WIB.
Korban diketahui bernama Muslim (47), yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir dan membantu mendorong rombong pedagang di sekitar kawasan tersebut. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak dan tidak memberikan respons ketika dipanggil.
Rekan korban, Haji yang pertama kali menyadari kejadian itu, mengaku sempat berusaha membangunkan Muslim. Namun karena tidak ada reaksi, ia segera meminta bantuan karyawan toko modern yang berada tak jauh dari lokasi untuk menghubungi pihak kepolisian dan layanan darurat.
“Beliau beberapa hari terakhir memang mengeluh kurang sehat, tapi tetap bekerja seperti biasa,” ujar Haji di lokasi kejadian.
Mendapat laporan masyarakat, Tim Emergency Response Palangka Raya bersama personel Polsek Pahandut dan Polresta Palangka Raya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian melakukan pengamanan area serta pemeriksaan awal.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Reskrim AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari keterangan para saksi, korban disebut sempat mengeluhkan sakit lambung dan sesak napas dalam beberapa hari terakhir.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban mengeluh sakit lambung dan sesak napas. Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya, Kamis (12/2/2026).
Tim Inafis Polresta Palangka Raya turut melakukan identifikasi di lokasi serta mengamankan barang-barang pribadi milik korban. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari hasil Visum Et Repertum yang dilakukan dokter forensik, tidak ditemukan unsur kekerasan. Kepolisian memastikan peristiwa tersebut merupakan musibah dan tidak berkaitan dengan tindak pidana.
“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kediamannya di Jalan Bangas Permai,” pungkasnya. (rk/sb)