Sejumlah kendaraan yang diamankan personel Satlantas Polres Kotim akibat balapan liar. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Maraknya aksi balapan liar di wilayah Sampit selama bulan Ramadan kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum. Aktivitas yang kerap terjadi pada waktu subuh usai sahur ini dinilai meresahkan warga dan membahayakan pengguna jalan.
Salah satu titik yang sering dijadikan lokasi balapan liar adalah kawasan Taman HM Arsyad, tepatnya di sekitar stadion. Area tersebut menjadi sasaran patroli gabungan aparat pada Minggu (22/2/2026) pagi.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur bersama Satpol PP menggelar operasi penertiban. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan 17 unit sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balapan liar.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, mengatakan patroli rutin diperkuat selama Ramadan, khususnya pada jam-jam rawan setelah sahur.
“Sebanyak 17 unit sepeda motor kami amankan saat operasi gabungan pagi tadi. Kendaraan tersebut langsung kami bawa untuk pendataan dan proses penindakan lebih lanjut,” ujar Hariyanto.
Ia menegaskan, langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mulai beraktivitas sejak pagi hari, sekaligus mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.
“Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif. Balapan liar sangat membahayakan, bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Seluruh kendaraan yang diamankan kini berada di Mapolres untuk proses lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada waktu dini hari selama bulan Ramadan, guna mencegah keterlibatan dalam aksi serupa.
Operasi penertiban ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kotin selama Ramadan. (f1/sb)