Tampak terekam aksi balapan liar di jalan raya yang membahayakan pengguna jalan lainnya. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan aksi sekelompok remaja yang melakukan balap liar dan atraksi berbahaya seperti standing motor di sepanjang Jalan Samekto Barat hingga Jalan Jaksa Agung, Sabtu (21/2/2026) malam.
Aksi tersebut tidak hanya menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan warga sekitar, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara lain yang melintas. Beberapa pengendara bahkan dilaporkan melaju hingga mengambil jalur berlawanan arah.
Salah seorang warga setempat, Zeze, berharap aparat berwenang dapat meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, khususnya selepas Salat Tarawih.
“Malam min, mungkin bisa tolong menyampaikan kepada yang berwenang untuk berpatroli sekitaran jam 8 malam setelah tarawih sampai jam 10-an. Di kawasan Jalan Samekto Barat sampai Jalan Jaksa Agung banyak sekali anak-anak yang kebut-kebutan motor sampai standing, membahayakan pengendara lain,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia juga menyebutkan bahwa aktivitas tersebut diduga tidak hanya sebatas balap liar, tetapi berpotensi mengarah pada aksi lain yang meresahkan.
“Entah itu balap-balapan, tawuran sarung, atau sejenisnya, sepertinya ini tidak dibenarkan karena membahayakan pengguna jalan lain. Ada yang sampai salah jalur. Bahkan di depan rumah saya ada yang membawa parang saat bermotor,” ungkapnya.
Warga berharap adanya kehadiran petugas patroli untuk melakukan pengecekan dan penertiban di lokasi tersebut. Pasalnya, kejadian ini disebut bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah berlangsung beberapa malam sejak Ramadan, terutama setelah pelaksanaan Salat Tarawih.
Masyarakat pun meminta tindakan tegas guna mencegah potensi kecelakaan dan menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan. (f1/sb)