Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Serap Aspirasi Warga Dapil I, Soroti Urbanisasi hingga Digitalisasi Layanan Publik

Redaksi 23-02-2026, 11:43 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha
Anggota DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha

SB, SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat hasil kegiatan reses yang telah dilaksanakan.

Angga Aditya Nugraha mengatakan, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya di wilayah inti Kota Sampit.

Pertama, terkait pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang dinilai cukup tinggi. Menurutnya, pertumbuhan penduduk yang pesat berdampak pada meningkatnya kebutuhan perumahan dan kawasan permukiman.

“Pertumbuhan penduduk yang pesat berdampak pada meningkatnya kebutuhan perumahan dan kawasan permukiman. Selain itu, kepadatan penduduk juga memicu kebutuhan ruang terbuka hijau serta peningkatan layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi,” jelasnya, Senin (23/2/2026).

Poin kedua yang menjadi sorotan adalah infrastruktur dan penataan kawasan. Masyarakat mengusulkan peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase, serta penanganan genangan air dan banjir musiman.

“Penataan kawasan permukiman, terutama di bantaran sungai, juga menjadi perhatian. Termasuk pengembangan sistem transportasi dan penataan parkir di pusat-pusat kegiatan masyarakat,” tambahnya.

Selanjutnya pada poin ketiga, masyarakat menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan hidup, terutama terkait meningkatnya volume sampah perkotaan serta pengendalian pencemaran air di sekitar Sungai Mentaya.

“Pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran sungai menjadi aspirasi penting yang kami terima selama reses,” ungkapnya.

Poin keempat berkaitan dengan pemberdayaan UMKM dan penguatan industri tradisional di wilayah perkotaan.

Kemudian poin kelima adalah upaya pengurangan angka pengangguran serta peningkatan keterampilan kerja, khususnya di sektor kreatif agar mampu bersaing di era ekonomi digital.

Sementara itu, poin keenam yang diusulkan masyarakat adalah digitalisasi pelayanan administrasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, disertai peningkatan kapasitas aparatur serta transparansi pelayanan publik.

Angga menegaskan, hasil reses tersebut akan dirangkum dalam laporan resmi untuk disampaikan dan dibahas bersama jajaran DPRD serta pemerintah daerah.

“Kami berharap kegiatan reses ini tidak hanya menjadi formalitas. Aspirasi yang telah disampaikan masyarakat harus benar-benar diperjuangkan agar dapat direalisasikan dan mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kotim,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap usulan yang telah dihimpun, terutama dalam penyusunan program pembangunan ke depan di Kabupaten Kotim. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard