Puluhan Usulan Strategis Muncul dalam Reses DPRD Kotim
SB, SAMPIT – Puluhan usulan strategis mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Daerah Pemilihan (Dapil) V. Aspirasi masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama.
Reses Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan di enam kecamatan, yakni Bukit Santuai, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Parenggean, dan Tualan Hulu. Kegiatan diikuti unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Anggota DPRD Kotim Dapil V, Hairis Salamad, menegaskan bahwa reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan berkala.
“Pelaksanaan reses ini penting bagi pimpinan dan anggota DPRD dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat serta bertemu konstituen di daerah pemilihan masing-masing, guna meningkatkan kualitas, produktivitas, dan kinerja DPRD dalam mewujudkan keadilan serta kesejahteraan rakyat,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Ia menambahkan bahwa reses juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politis kepada masyarakat sebagai konstituen.
“Menindaklanjuti aspirasi dan usulan masyarakat merupakan bagian dari pertanggungjawaban moral dan politis kami sebagai perwakilan rakyat di pemerintahan,” tegas Hairis.
Hasil kunjungan kerja di sejumlah desa dan kecamatan di Dapil V menunjukkan berbagai usulan prioritas.
Di Kecamatan Parenggean, masyarakat mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seluas 4 hektare, pembukaan Jalan Desa Bejarau, pembangunan jembatan penghubung Desa Bejarau menuju Kecamatan Parenggean, serta pengaspalan Jalan Kali Kasa sepanjang 30 kilometer. Selain itu, warga meminta pengadaan truk sampah untuk TPS dan TPA Parenggean, pembangunan RS Pratama Parenggean beserta rumah dinas dokter spesialis, pembangunan siring Kantor Desa Sari Harapan, bantuan mesin pencacah rumput untuk Kelompok Tani Mukti Utomo, serta pembangunan jembatan akses jalan usaha tani di RT/RW 10/03 Desa Karang Tunggal.
Di Kecamatan Tualan Hulu, aspirasi yang disampaikan meliputi penuntasan pembangunan jalan di depan Kantor Kecamatan, perbaikan jalan Desa Merah dan Desa Tanjung Jorong, pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan Puskesmas Tualan Hulu, serta pemasangan paving halaman Puskesmas.
Sementara itu, di Desa Luwuk Sampun, masyarakat mengeluhkan kekurangan tenaga pengajar di SDN 1 Tanjung Jorong. Mereka juga mengusulkan pengadaan 15 unit Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan rumah ibadah, serta pembangunan pagar PAUD dan TK Sinar Tualan.
Di Desa Mekar Jaya, usulan yang muncul antara lain pembangunan mushola di SMPN 2 Parenggean Jalan AP 4 G, pembuatan toilet guru dan murid, serta perbaikan ruang guru di sekolah tersebut.
Hairis menyimpulkan, seluruh rangkaian kegiatan reses berjalan aman, lancar, dan tertib. Ia berharap kunjungan kerja tersebut mampu menjaring pokok-pokok pikiran masyarakat sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah.
“Usulan maupun masukan hasil reses anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Dapil V kiranya dapat menjadi skala prioritas dan ditindaklanjuti untuk dimasukkan dalam program dan kegiatan pada masing-masing satuan kerja terkait,” pungkasnya. (f1/sb)