Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, turut didampingi Ketua Tim ZI, Pirhansyah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja), serta perwakilan dari tiap-tiap pokja foto bersama saat melaksanakan kegiatan studi tiru ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (3/3/2026).FOTO: LAPAS PALANGKA RAYA/SB
SB, PALANGKA RAYA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan kegiatan studi tiru ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (3/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya konkret mengadopsi praktik baik yang telah berhasil diterapkan oleh Bapas Palangka Raya, yang sebelumnya meraih predikat WBK pada tahun 2025.
Rombongan Lapas Palangka Raya yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, turut didampingi Ketua Tim ZI, Pirhansyah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja), serta perwakilan dari tiap-tiap pokja. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, beserta jajaran tim pembangunan Zona Integritas Bapas Palangka Raya.
Kegiatan yang berlangsung di aula Bapas Palangka Raya diawali dengan sambutan dari Kalapas Palangka Raya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan komitmen Lapas Palangka Raya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap komponen ZI berjalan efektif.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan dari Kabapas Palangka Raya, Theo Adrianus, yang menguraikan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. Setelah itu turut menyajikan penjelasan mendalam terkait strategi implementasi ZI serta konsistensi dalam menjaga budaya kerja berintegritas.
Sesi tanya jawab kemudian berlangsung interaktif antara Tim Lapas Palangka Raya dan Tim Bapas Palangka Raya, membahas berbagai langkah teknis dan pendekatan yang telah terbukti efektif dalam meraih predikat WBK.
Usai agenda di aula, rombongan melakukan peninjauan langsung ke beberapa area layanan. Tim melihat alur layanan pendaftaran kunjungan, area penggeledahan, ruang kunjungan, serta berbagai fasilitas lainnya.
Kalapas Palangka Raya menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bapas Palangka Raya dalam berbagi pengalaman.
"Kami berharap ilmu dan praktik baik yang kami pelajari hari ini dapat memperkuat langkah Lapas Palangka Raya dalam mencapai predikat WBK. Ini adalah komitmen bersama seluruh jajaran," ujar Hisam. (adm)