Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pantau Lalu Lintas Real Time, Dishub Kotim Pasang CCTV di Titik Strategis Sampit

Redaksi 09-03-2026, 03:56 WIB 2 menit baca
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah

SB, SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengaktifkan sejumlah kamera pengawas atau CCTV di beberapa titik strategis di Kota Sampit. Keberadaan kamera ini diharapkan dapat membantu pemantauan arus lalu lintas secara langsung, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengatakan sejumlah titik yang telah dipasang CCTV di antaranya berada di Simpang Jalan Pelita-HM Arsyad, Simpang HM Arsyad-MT Haryono, serta Simpang Empat Terminal Patih Rumbih. Selain itu, kamera juga ditempatkan di beberapa lokasi lain yang dinilai memiliki tingkat lalu lintas cukup padat.

“CCTV yang sudah mulai kami aktifkan ada di beberapa titik, seperti di simpang Jalan Pelita-HM Arsyad, simpang HM Arsyad–MT Haryono, dan simpang empat Terminal Patih Rumbih. Secara keseluruhan ada sekitar delapan sampai sepuluh titik yang kami pasang,” ujar Raihansyah, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut saat ini sekitar delapan titik sudah aktif dan dapat digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui pusat pemantauan.

Dishub juga berencana menambah titik pemasangan kamera pengawas di beberapa lokasi lainnya. Salah satunya di kawasan Bundaran Polres Sampit. Namun pemasangan di lokasi tersebut masih terkendala karena perangkat sebelumnya sudah cukup lama mengalami kerusakan.

“Kami masih mencoba memasang di dekat Bundaran Polres, tetapi belum bisa fungsional karena perangkat yang ada sudah cukup lama rusak. Nanti kami akan coba memungkinkan untuk dipasang kembali,” jelasnya.

Selain itu, pemasangan CCTV juga direncanakan di kawasan Bundaran Bandara Haji Asan Sampit, khususnya pada jalur masuk menuju Kota Sampit. Titik lain yang juga menjadi perhatian adalah beberapa ruas di Jalan Tjilik Riwut serta kawasan Nur Mentaya.

Menurut Raihansyah, keberadaan CCTV ini tidak hanya digunakan saat momentum tertentu seperti arus mudik Lebaran, tetapi akan dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk memantau kondisi lalu lintas di Kota Sampit.

“Pada intinya CCTV yang aktif saat ini ada sekitar delapan titik. Kamera tersebut sudah sempat aktif saat pengamanan Natal dan Tahun Baru lalu, dan akan terus kami gunakan ke depannya,” katanya.

Ia menambahkan, sistem pemantauan ini akan sangat membantu petugas dalam mengawasi kepadatan kendaraan, memantau potensi kemacetan, hingga mendukung pengambilan kebijakan lalu lintas secara cepat.

“Ke depan ini bukan hanya untuk mudik Lebaran atau kegiatan tertentu saja, tetapi akan terus berlanjut untuk membantu kami memantau arus lalu lintas dan kondisi di lapangan secara real time,” tandasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard