Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Siapkan Posko Terpadu dan Ramp Check Menjelang Mudik Lebaran 2026

Redaksi 10-03-2026, 01:19 WIB 2 menit baca
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah

SB, SAMPIT – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dishub Kotim) mulai menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Salah satu langkah tersebut adalah membuka posko terpadu mudik Lebaran, yang akan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026 di Terminal Sampit. Posko ini akan melibatkan sejumlah instansi terkait untuk memantau arus mudik maupun arus balik.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengatakan, “Untuk persiapan Lebaran ini, baik arus mudik maupun arus balik, tanggal 13 kami secara serentak membuka posko terpadu. Posko ini dibentuk Dishub di terminal.”

Setelah posko dibuka, Dishub bersama instansi terkait akan melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang melayani penumpang melalui Terminal Sampit. Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan Satlantas Polres Kotim untuk memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat benar-benar layak jalan.

“Ramp check ini untuk memastikan angkutan darat, khususnya bus yang melalui terminal Sampit, benar-benar layak jalan sehingga penumpang merasa aman dan nyaman,” jelas Raihansyah.

Pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap dan rutin setelah 15 Maret, terutama setiap kali bus tiba di terminal. Selain kondisi kendaraan, kesehatan para sopir juga menjadi perhatian utama.

“Tim kesehatan juga akan memeriksa para sopir bus yang membawa penumpang, baik antarprovinsi maupun antarkabupaten di wilayah Kalimantan,” tambahnya.

Dishub Kotim juga mengingatkan pengusaha transportasi agar tidak menaikkan tarif tiket secara berlebihan selama masa angkutan Lebaran. “Kami meminta kepada seluruh pengusaha bus agar harga tiket tetap standar, tidak ada kenaikan yang memberatkan masyarakat,” tegas Raihansyah.

Selain itu, saat pembukaan posko mudik, pihaknya akan mengundang pengusaha bus, travel, hingga pengemudi ojek online untuk berdiskusi dan memberikan masukan. Mereka juga dapat memanfaatkan fasilitas wifi di posko terminal.

Terkait program mudik gratis dari pemerintah, Raihansyah menyebutkan Kabupaten Kotawaringin Timur tidak mendapatkan kuota tahun ini. Meski demikian, masyarakat masih bisa menikmati program diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen.

“Dengan adanya diskon tersebut, harga tiket kapal yang sebelumnya sekitar Rp270 ribu dapat turun menjadi sekitar Rp180 ribu hingga Rp190 ribu,” ujarnya.

Selain transportasi darat dan laut, Dishub Kotim juga berharap sektor transportasi udara di Bandara H Asan Sampit terus berkembang dengan hadirnya tarif yang lebih kompetitif dari maskapai.

“Kami berharap maskapai bisa memberikan harga yang kompetitif antaroperator sehingga tidak memberatkan penumpang,” kata Raihansyah. Ia pun optimistis ke depan akan ada pesawat berbadan besar yang dapat mendarat di bandara seiring peningkatan fasilitas yang ada.

“Bandara, pelabuhan, dan terminal adalah etalase Kabupaten Kotawaringin Timur. Ketika orang datang, inilah wajah pertama daerah kita, jadi harus terus dibenahi,” tuturnya.

Raihansyah juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar menggunakan angkutan resmi dan membeli tiket melalui jalur resmi, bukan melalui perantara atau calo. “Silakan membeli tiket melalui aplikasi resmi milik bus atau kapal. Jangan melalui calo karena berisiko,” tandasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard