Warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Padati TPU Sawahan untuk Ziarah Kubur. FOTO: ABU/SB
SB, SAMPIT – Usai melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat Muslim di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, melanjutkan tradisi ziarah kubur bersama keluarga, pada Sabtu (21/3/2026).
Sejumlah tempat pemakaman umum dipadati peziarah sejak pagi hari. Salah satu titik yang ramai terlihat di kawasan TPU Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Warga datang secara bergantian untuk mendoakan anggota keluarga yang telah berpulang.
Di area pemakaman, suasana tampak khidmat dan penuh haru. Para peziarah membersihkan makam, menaburkan bunga, serta memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.
Bagi masyarakat setempat, ziarah kubur menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah meninggal, tetapi juga menjadi momen refleksi tentang kehidupan.
“Setiap Lebaran setelah Salat Id, kami sekeluarga selalu menyempatkan diri untuk ziarah. Ini sudah jadi kebiasaan turun-temurun, sekaligus untuk mendoakan orang tua dan keluarga kami,” ujar Ali, salah satu peziarah di TPU Jalan Gatot Subroto, Sawahan.
Tradisi ini terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat, sebagai bagian dari nilai budaya dan spiritual yang mempererat hubungan kekeluargaan di momen Hari Raya Idulfitri (f1/sb)