Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Fokus Infrastruktur di 2027, 40 Persen Anggaran Disiapkan untuk Jalan, Air Bersih dan Listrik

Redaksi 26-03-2026, 02:59 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim Halikinnor saat menyampaikan sambutan Musrenbang RKPD. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Bupati Kotim Halikinnor saat menyampaikan sambutan Musrenbang RKPD. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2027.

Bupati Kotim, Halikinnor, menyampaikan bahwa sektor infrastruktur akan mendapatkan porsi anggaran terbesar, yakni sekitar 40 persen dari total belanja daerah.

“Infrastruktur tetap menjadi prioritas kita, karena masih banyak kondisi jalan yang belum baik. Selain itu, masih ada masyarakat yang belum mendapatkan akses air bersih secara menyeluruh,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Menurut Halikinnor, kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan layak, ketersediaan air bersih, dan akses listrik masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Ia menyoroti distribusi air bersih yang belum merata di sejumlah wilayah.

“Ke depan, kita targetkan seluruh masyarakat bisa menikmati layanan air bersih yang layak,” tegasnya.

Selain itu, sektor kelistrikan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hingga saat ini, masih terdapat desa-desa yang belum teraliri listrik secara optimal.

“Masih ada beberapa desa yang belum terjangkau listrik. Ini menjadi fokus kita untuk diselesaikan secara bertahap,” jelasnya.

Meski memprioritaskan infrastruktur, pemerintah daerah tetap menjalankan program lain seperti penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas penegakan hukum. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus melakukan skala prioritas dalam setiap program pembangunan.

“Anggaran kita terbatas, jadi harus benar-benar memilih program yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkab Kotim berharap arah pembangunan ke depan lebih terukur dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara bertahap, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard