Responsif dan Peduli, Camat Sufiansyah Tinggalkan Jejak Mendalam di Hati Warga
SB, SAMPIT – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Camat Baamang, Sufiansyah, yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026) di Tempat Pemakaman Umum Jalan Usman Harun. Almarhum, yang dikenal sebagai sosok berdedikasi dan merakyat, meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan warga setempat.
Sebelum wafat, Sufiansyah sempat menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit akibat penyakit yang dideritanya. Ia menghembuskan napas terakhir pada Kamis (26/3/2026), meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.
Ribuan pelayat dari berbagai kalangan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Tampak hadir dalam prosesi, Penjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Umar Kaderi, bersama sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
“Innalillahi wa innailaihi rajïun, telah berpulang sahabat sekaligus rekan kami, Camat Baamang Sufiansyah. Kami atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala dosa beliau diampuni dan amal ibadahnya diterima,” ungkap Umar Kaderi.
Umar menambahkan, Sufiansyah adalah sosok pemimpin humanis, berintegritas, dan selalu dekat dengan masyarakat. Sepanjang kariernya sebagai aparatur sipil negara, almarhum pernah menjabat berbagai posisi, mulai dari lurah hingga camat, menjadikannya figur yang matang dan diandalkan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Beliau selalu responsif, cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, terutama saat ada warga sakit atau membutuhkan bantuan layanan kesehatan,” ujar Umar.
Selain kepemimpinan dan dedikasinya, Sufiansyah juga dikenal ringan tangan dan peduli pada lingkungan sekitar. Banyak warga merasakan langsung kepeduliannya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari membantu warga kurang mampu hingga menengahi persoalan lokal.
“Kalau ada warga yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit atau bantuan lainnya, beliau selalu sigap. Kehilangan beliau sungguh besar bagi kami semua,” tambah Umar.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan, menandai penghargaan masyarakat dan pemerintah terhadap jasa almarhum. Umar Kaderi mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum dan memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kita doakan bersama, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutupnya.
Kepergian Sufiansyah meninggalkan duka mendalam sekaligus meninggalkan teladan bagi para pejabat dan masyarakat Baamang, tentang sosok pemimpin yang merakyat, peduli, dan berdedikasi tinggi. (f1/sb)