Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Libur Idul Fitri Diwarnai Halal Bihalal

Redaksi 30-03-2026, 07:18 WIB 2 menit baca
Kepala Sekolah dan guru SDN 1 Mentawa Baru Hulu menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. (FOTO: ISTIMEWA)
Kepala Sekolah dan guru SDN 1 Mentawa Baru Hulu menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diwarnai suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Tradisi halal bihalal menjadi momen penting bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah untuk saling bermaafan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, menilai kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan di berbagai satuan pendidikan memberikan dampak positif terhadap suasana belajar.

“Setelah libur panjang, halal bihalal menjadi jembatan untuk mengembalikan semangat belajar siswa sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis,” ujar Yolanda, Senin (30/3/2026).

Ia berharap tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial di hari pertama sekolah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan pendidikan.

“Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan pendidikan Kotim,” tambahnya.

Sejak pagi, suasana di sejumlah sekolah tampak berbeda dari biasanya, seperti di SMPN 1 Sampit dan SDN 1 Mentawa Baru Hulu. Meski diguyur hujan, kegiatan halal bihalal tetap berlangsung dengan penyesuaian.

Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso, mengatakan pihaknya tetap melaksanakan kegiatan dengan konsep yang terorganisir, mulai dari penyambutan hingga kunjungan ke kelas.

“Halal bihalal menyeluruh kami kelola dengan sistem visiting class atau per kelas. Selain itu ada penguatan karakter dan budaya sekolah, serta peran duta siswa dalam penyambutan di lobi dan ruang pertemuan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Mentawa Baru Hulu, Jamal, mengungkapkan bahwa rencana halal bihalal bersama siswa sempat tertunda akibat hujan.

“Sudah kami jadwalkan halal bihalal dengan semua siswa di halaman, namun karena hujan belum reda, sementara dilakukan antar guru terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan bersama siswa direncanakan akan dilaksanakan keesokan harinya jika cuaca memungkinkan.

“Untuk hari pertama, siswa tetap masuk kelas dan belajar seperti biasa, namun belum full pelajaran karena masih suasana Lebaran. Kami juga memanfaatkan waktu untuk membersihkan lingkungan kelas,” katanya.

Jamal berharap, setelah bulan Ramadan dan memasuki Syawal, semangat belajar dan mengajar dapat semakin meningkat.

“Harapan kami, setelah Ramadan ini kami terus bersemangat dan berusaha mendidik siswa dengan lebih baik lagi,” timpalnya diakhir penyampaian. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard