Bupati Kotim, H Halikinnor meninjau lokasi Pulau Hanibung, beberapa waktu lalu. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan Pulau Hanibung di Kecamatan Kota Besi sebagai destinasi wisata unggulan dalam waktu dua tahun ke depan.
Bupati Kotim, Halikinnor, menyebut pengembangan Pulau Hanibung menjadi salah satu pekerjaan rumah utama bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang baru.
Hal ini sejalan dengan visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Pulau Hanibung ini menjadi PR bagi Kepala Disbudpar yang baru. Ini sudah masuk dalam visi dan misi kami, jadi minimal harus ada perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Halikinnor, Rabu (15/4/2026).
Ia menegaskan, meskipun pengembangan kawasan wisata tersebut menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah akan tetap berupaya menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Walaupun ada efisiensi anggaran, tetap kita sesuaikan dengan kemampuan daerah agar pengembangannya bisa berjalan,” tambahnya.
Menurut Halikinnor, pengembangan Pulau Hanibung tidak hanya bertujuan memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Jika pengelolaan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah daerah, lanjutnya, maka opsi kerja sama dengan pihak ketiga akan menjadi solusi.
“Kalau memang tidak bisa dikelola sendiri, kita buka peluang kerja sama dengan pihak ketiga supaya bisa menjadi sumber pemasukan daerah,” jelasnya.
Ia optimistis, dengan potensi alam yang dimiliki, Pulau Hanibung dapat berkembang menjadi ikon wisata baru yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif di Kotim.
“Potensinya sangat menjanjikan. Kita harapkan Pulau Hanibung bisa menjadi ikon baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” pungksnya. (f1/sb)