Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Perkuat Literasi Keuangan, Pemkab Kotim Dukung Program SICANTIKS untuk Perempuan

Redaksi 15-04-2026, 08:42 WIB 2 menit baca
OJK Kalteng melaksanakan literasi dan inklusi keuangan di Pemkab Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)
OJK Kalteng melaksanakan literasi dan inklusi keuangan di Pemkab Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyambut positif pelaksanaan kegiatan SICANTIKS sebagai upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola keuangan keluarga. Program ini dinilai memiliki dampak strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kotim, Rafiq Riswandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, perempuan memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan stabilitas keuangan rumah tangga.

“Perempuan bukan hanya mengatur pengeluaran sehari-hari, tetapi juga berperan penting dalam perencanaan masa depan keluarga, termasuk pendidikan anak dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat,” ujar Rafiq dalam rilis OJK Kalteng, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan bagi perempuan akan memberikan efek domino yang luas, tidak hanya bagi keluarga saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.

“Ketika perempuan memiliki pemahaman keuangan yang baik, maka kesejahteraan keluarga akan meningkat. Bahkan, dampaknya bisa dirasakan hingga generasi berikutnya,” tegasnya.

Kegiatan SICANTIKS sendiri dirancang tidak hanya memberikan edukasi teori, tetapi juga praktik langsung dalam pengelolaan keuangan. Para peserta dibekali pemahaman tentang perencanaan anggaran, pengelolaan pendapatan, hingga pentingnya menabung dan berinvestasi secara bijak.

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan fasilitasi pembukaan rekening syariah bagi peserta. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan yang inklusif di tengah masyarakat.

“Dengan adanya pembukaan rekening syariah ini, peserta bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat. Ini penting agar literasi keuangan tidak berhenti di teori saja, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Rafiq.

Pemerintah daerah berharap program seperti SICANTIKS dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan di Kotim. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk menciptakan masyarakat yang cakap finansial serta mampu mengelola keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk masyarakat yang bijak dalam mengelola keuangan, sehingga mampu mencapai kondisi finansial yang lebih sejahtera,” pungkasnya (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard