Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum, DPRD Palangka Raya Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Redaksi 21-04-2026, 10:35 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery

SB, PALANGKA RAYA – Kenaikan harga plastik yang sempat dikeluhkan para pedagang justru dipandang sebagai peluang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan kemasan. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, yang menilai kondisi tersebut dapat mempercepat peralihan ke bahan ramah lingkungan.

Menurutnya, kebijakan dan kondisi pasar saat ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya dalam mengurangi volume sampah plastik yang sulit terurai di lingkungan.

“Memang beberapa waktu lalu bersama DLH kita sudah berupaya mengurangi sampah plastik. Karena plastik ini sulit terurai, jadi menurut saya kenaikan harga ini justru bisa menjadi momentum yang baik,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Khemal Nasery menilai Kota Palangka Raya memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti plastik, seperti daun pisang, daun nipah, hingga daun kelapa. Bahan-bahan tersebut dinilai lebih mudah terurai dan ramah lingkungan.

“Dengan kondisi ini, masyarakat bisa lebih kreatif. Misalnya membuat kemasan dari bahan alami seperti besek atau pembungkus daun. Ini bisa tumbuh dan berkembang di Palangka Raya,” jelasnya.

Selain faktor lingkungan, ia juga menyoroti aspek kesehatan dalam penggunaan kemasan. Menurutnya, bahan alami jauh lebih aman digunakan, terutama untuk makanan siap saji.

“Kalau menggunakan daun itu lebih sehat. Plastik bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan jika digunakan untuk makanan panas atau jangka panjang,” tambahnya.

Ia pun optimistis para pedagang dan pelaku usaha di Palangka Raya dapat beradaptasi dengan perubahan ini. Bahkan, menurutnya, transisi ini bisa menjadi peluang lahirnya inovasi baru di sektor usaha mikro dan kuliner.

“Saya yakin pedagang bisa menyesuaikan diri. Ini momentum yang baik untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Kita tentu mendukung langkah ini,” tutupnya.

Dengan dorongan ini, DPRD Kota Palangka Raya berharap kesadaran masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen kota dalam mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard