Turnamen Basket Pelajaran SMA se-Kotim Resmi Dibuka
SB, SAMPIT - Turnamen bola basket multi event tingkat pelajar SMA/sederajat se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi dibuka. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kotim yang diwakili Staf Ahli Bupati, Wim RK Benung, Rabu (6/5/2024).
Dalam sambutannya, Wim menegaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting dalam pembinaan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga ruang pembinaan karakter, ajang mempererat persaudaraan, serta wahana menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, olahraga bola basket mengajarkan banyak nilai kehidupan, seperti kerja sama tim, disiplin, ketekunan, strategi, hingga kepemimpinan.
“Yang paling utama adalah sportivitas. Nilai-nilai ini sangat penting sebagai bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada para pelajar yang mengikuti turnamen agar menjadikan momentum ini sebagai proses pembelajaran, bukan hanya soal menang atau kalah.
Pemerintah Kabupaten Kotim memandang pembinaan olahraga pelajar sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Dari lapangan olahraga sering lahir generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental kuat, karakter tangguh, dan jiwa kepemimpinan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas generasi mudanya.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Wim turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari dinas terkait, KONI, panitia, hingga pihak sekolah dan pelatih.
Ia menilai bahwa Ini bukti kepedulian bersama terhadap pembinaan generasi muda. Ia berpesan kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan semangat, hormati wasit dan lawan, serta tunjukkan bahwa pelajar Kotim adalah pelajar yang berkarakter, beretika, dan berprestasi,” pesannya.
Ia juga berharap dari turnamen ini akan lahir bibit-bibit atlet basket berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pelajar dari berbagai sekolah di Kotim.
“Di sinilah kita belajar bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu dalam semangat kebersamaan," pungkasnya. (f1/sb)