Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Reses Perorangan, Lumban Gaol Serap Aspirasi Masyarakat Pasir Putih

Redaksi 17-02-2023, 03:00 WIB 1 menit baca
SERAP ASPIRASI MASYARAKAT : Anggota DPRD Kotim dari Dapil I, SP Lumban Gaol serap aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di Perumahan Citra Griya. (FOTO:ISTIMEWA)
SERAP ASPIRASI MASYARAKAT : Anggota DPRD Kotim dari Dapil I, SP Lumban Gaol serap aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di Perumahan Citra Griya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Dalam reses perorangan yang dimulai 13 Februari sampai 17 Februari 2023, semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjaring aspirasi dari konstituen di wilayah daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kotim dari Dapil I, SP Lumban Gaol melaksanakan reses di Jalan MT Haryon Barat Km 4,5, Sampit yang dipusatkan di Perumahan Citra Griya dibelakang Perumahan Pendawa.

Dalam pertemuan pertama, sebanyak 100 orang dan ketua RT di Kelurahan Pasir Putih, serta kelompok-kelompok usaha diundang untuk menyerap aspirasi.

“Reses kali ini kita mendengarkan aspirasi yang mana bersifat mendesak. Dan kalau memungkinkan kita akan menggunakan dana pokir setiap anggota DPRD senilai Rp 2 miliar, tetapi kita rincikan dulu dan mengalokasikan sedetail mungkin untuk memastikan bahwa usulan masyarakat dapat direalisasikan pada APBD Tahun 2024 nanti,” terang Lumban Gaol kepada seputarborneo.com, Jumat (17/2/2023).

Usulan yang disampaikan, sebut Lumban, diantaranya adalah penuntasan persoalan pembuangan sampah berupa kontainer sampah dan tossa pengkut sampah dari perumahan ke tempat penimbunan sementara.

Kemudian, masyatakat juga mengusulkan tentang bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk kelompok tani berupa hand traktor, artco, hand sprayer, mesin alkon air, bibit dan pupuk.

Selain itu, pengusaha perikanan juga mengusulkan bantuan berupa bioflok, terpal kolam, bibit ikan dan pakan ikan. Dan juga usaha mikro kecil seperti usaha pentol, penjual pencok, nasi pecel, gorengan dan usaha kerupuk.

“Mereka ini akan kita fasilitasi berupa bantuan melalui Dinas Sosial berupa pemberian bantuan modal kisaran Rp 3 juta – Rp 5 juta sehingga mampu meningkatkan perekonomian,” tegasnya.

Disana, Fraksi Demokrat juga mendapatkan usulan dari masyarakat tentang usaha ternak, baik dari bibit sampai dengan pakan.

“Apa yang diusulkan memang sangat perlu dan itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sangat realistis untuk bisa kita realisasikan,” tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard