Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Redaksi 16-05-2026, 02:51 WIB 2 menit baca
Staf Ahli Bupati Kotim, Muslim menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih se-Indonesia secara zoom meeting. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Staf Ahli Bupati Kotim, Muslim menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih se-Indonesia secara zoom meeting. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadiri peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara nasional yang digelar di Desa Eka Bahurui, Kecamatan MB Ketapang, Sabtu (16/5/2026).

Staf Ahli Bupati Kotim, Muslih, mengatakan saat ini terdapat dua KDMP di Kotim yang pembangunannya telah rampung 100 persen, yakni di Desa Eka Bahurui dan Desa Bamang Barat.

“Untuk saat ini ada dua KDMP yang sudah selesai 100 persen, yaitu di Desa Eka Bahurui dan satu lagi di Bamang Barat,” ujar Muslih.

Selain itu, sebanyak 12 KDMP lainnya masih dalam proses pembangunan di sejumlah desa di Kotim. Pemerintah daerah bersama pihak TNI terus mendorong percepatan pembangunan agar target dapat tercapai sesuai jadwal.

“Kami tadi sudah berbincang dengan Pak Dandim dan pemerintah daerah akan terus mendukung percepatan pembangunan ini. Tahap pertama sudah melampaui target, dan sekarang tinggal melanjutkan tahap kedua,” katanya.

Muslih berharap seluruh target pembangunan KDMP di 168 desa di Kotim dapat tercapai hingga Agustus 2026. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait penyiapan lahan di wilayah kelurahan Ketapang dan Baamang.

Pihaknya sudah mengkoordinasikan bersama Dandim agar dapat segera didorong penyelesaiannya.

Terkait operasional KDMP yang telah selesai dibangun, Muslih mengatakan pihaknya masih menunggu pengadaan fasilitas dan perlengkapan dari pemerintah pusat.

“Untuk operasionalnya kami masih menunggu suplai barang dari pusat. Semua pengadaan dilakukan terpusat, mulai dari perlengkapan di dalam koperasi hingga kendaraan operasional seperti truk, pickup, dan tosa,” ungkapnya.

Ia memastikan KDMP yang sudah selesai dibangun ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ini setelah seluruh proses pengadaan rampung.

Muslih menilai keberadaan KDMP di desa diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dari tingkat bawah sesuai program Presiden RI.

Menurutnya keberadaan KDMP diharapkan menjadi agen distribusi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terkendali.

“Misalnya LPG dan kebutuhan lainnya, nanti harganya di KDMP diharapkan setara harga distributor. Dengan begitu harga di masyarakat juga bisa lebih terkontrol,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard