Lewati ke konten utama
HUKUM

Rumah Kosong di Lingkar Selatan Sampit Dilalap Api, Motor dan Perabot Hangus Dalam Hitungan Menit

Redaksi 19-05-2026, 09:39 WIB 2 menit baca
Petugas Damkar melakuka pemadaman kobaran api yang membakar rumah kosong di Lingkar Selatan Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas Damkar melakuka pemadaman kobaran api yang membakar rumah kosong di Lingkar Selatan Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kobaran api melalap sebuah rumah semi permanen di Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin malam (18/5/2026). Dalam waktu singkat, bangunan yang sebagian besar berbahan kayu itu hangus terbakar bersama sejumlah barang berharga di dalamnya.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang rumah saat kondisi bangunan sedang kosong tanpa penghuni.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Ahmad Taufik mengatakan, laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 19.46 WIB melalui layanan WhatsApp emergency.

“Informasi dari warga sekitar, api awalnya terlihat dari bagian belakang rumah. Saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat sehingga api cepat membesar,” ujar Ahmad Taufik.

Menurutnya, begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 19.59 WIB. Hanya berselang beberapa menit, proses pemadaman langsung dilakukan dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran.

Besarnya kobaran api membuat petugas harus bekerja cepat agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut. Beruntung, sekitar pukul 20.21 WIB api berhasil dilokalisir sebelum akhirnya dilakukan proses pendinginan.

“Api berhasil kami lokalisir sekitar pukul 20.21 WIB, kemudian dilanjutkan pendinginan dan pemeriksaan area kebakaran,” jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu menyebabkan kerugian material cukup besar. Nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp126 juta.

Rumah berukuran 7x10 meter milik warga bernama Uzi tersebut nyaris rata dengan tanah setelah dilalap api. Selain bangunan rumah, sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor Vario, dua unit lemari pendingin, tiga spring bed, hingga berbagai perabot rumah tangga.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan sementara, api berasal dari bagian belakang rumah sebelum akhirnya membesar dan sulit dikendalikan karena material bangunan mudah terbakar.

Dalam proses penanganan kebakaran, Disdamkarmat Kotim turut dibantu personel Polres Kotim, Satlantas, BPBD Kotim, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan Ketapi 3, serta warga sekitar yang ikut berjibaku membantu pemadaman.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah berbahan kayu dan bangunan yang ditinggal kosong dalam waktu tertentu. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard