seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Insentif Guru PAUD di Kotim Dipastikan Tetap Cair

by Redaksi - Tanggal 19-05-2026,   jam 11:00:53
Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Kotim, Legendaria Okta Bellany

SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan program insentif bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tetap berlanjut pada tahun 2026 meski pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Kotim, Legendaria Okta Bellany mengatakan, kesejahteraan guru PAUD tetap menjadi perhatian pemerintah daerah karena peran mereka sangat penting dalam dunia pendidikan anak usia dini.

“Kalau untuk pemberian kesejahteraan berbentuk insentif, mungkin nanti untuk guru PAUD itu setiap tahun tetap diberikan,” ujar Legendaria, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran memang berdampak pada berbagai sektor, termasuk pendidikan. Namun demikian, Pemkab Kotim tetap mengupayakan agar insentif guru PAUD terus dianggarkan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Paling tidak mereka tetap menerima untuk tahun 2026,” katanya.

Disdik Kotim juga telah membuka pengumpulan berkas pengusulan pencairan insentif. Adapun batas akhir pengumpulan dokumen ditetapkan pada 10 Mei 2026.

Legendaria menjelaskan, insentif tersebut diberikan kepada seluruh guru PAUD, baik negeri maupun swasta, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik usia dini.

“Jadi tetap diberikan kepada guru PAUD, bagi swasta juga, bagi semuanya,” tegasnya.

Meski demikian, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penerima insentif. Salah satunya, guru harus telah terdata minimal dua tahun dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Kalau belum sampai dua tahun mereka tunggu dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, program insentif guru PAUD merupakan agenda rutin yang dialokasikan setiap tahun. Mekanisme pencairannya dilakukan satu kali dalam setahun, namun dibagi dalam dua tahap per semester, biasanya pada Juli dan November.

Legendaria berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi para guru PAUD sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik anak usia dini.

“Dengan insentif ini kesejahteraan mereka bisa terbantu dan tetap diperhatikan pemerintah,” pungkasnya. (f1/sb)