Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pastikan Hewan Kurban Layak dan Sehat Dikonsumsi, 20 Petugas DPKP Kotim Diterjunkan

Redaksi 20-05-2026, 10:11 WIB 2 menit baca
Petugas DPKP Kotim melakukan pemeriksaan hewan kurban. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas DPKP Kotim melakukan pemeriksaan hewan kurban. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menurunkan 20 petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di 55 titik penampungan yang tersebar di sejumlah wilayah.

Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang akan dijual kepada masyarakat benar-benar layak kurban, sehat, dan aman dikonsumsi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kotim, drh. Endrayatno, mengatakan tim yang diturunkan terdiri dari dokter hewan dan paramedis veteriner yang dibagi dalam enam kelompok kerja di lapangan.

“Sebanyak 20 petugas kami turunkan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di lapangan, terdiri dari dokter hewan dan paramedis veteriner,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan memenuhi syarat kelayakan kurban, baik dari aspek kesehatan, fisik, maupun umur.

Petugas mengecek kondisi mata, telinga, ekor, hingga organ reproduksi hewan untuk memastikan tidak ada cacat atau kelainan. Selain itu, kondisi umum seperti aktivitas, nafsu makan, serta kondisi bulu juga menjadi perhatian utama.

“Fokus kami memastikan hewan benar-benar layak, sehat, aktif, tidak cacat, dan tidak menunjukkan gejala penyakit,” jelasnya.

Selain kondisi kesehatan, hewan kurban juga harus memenuhi syarat usia, yakni sapi minimal 1,5 tahun atau sudah poel, sedangkan kambing dan domba minimal berumur satu tahun.

DPKP mencatat ketersediaan hewan kurban di Kotim tahun ini mencapai sekitar 1.900 ekor sapi, 600 ekor kambing, dan 50 hingga 60 ekor domba yang tersebar di puluhan titik penampungan.

Jumlah tersebut dinilai mencukupi bahkan surplus dibanding kebutuhan masyarakat yang diperkirakan sekitar 1.100 ekor sapi.

“Artinya hewan kurban di Kotim sangat mencukupi dan dipastikan layak untuk disalurkan ke masyarakat,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, DPKP juga akan melakukan pengawasan lanjutan melalui pemeriksaan post mortem untuk memastikan daging dan jeroan aman dikonsumsi.

Hingga saat ini, pihaknya juga memastikan belum ditemukan penyakit hewan menular strategis seperti antraks di wilayah Kotim.

Sementara itu, sapi bantuan Presiden RI yang akan disembelih di Masjid Wahyu Al Hadi atau Islamic Center Sampit juga telah dinyatakan sehat dan layak setelah melalui pemeriksaan ketat, termasuk vaksinasi dan uji laboratorium. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard