Siti Nafsiah
SB, PALANGKA RAYA – Persoalan infrastruktur jalan hingga jaringan irigasi masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di Kabupaten Katingan. Aspirasi tersebut mencuat dalam laporan hasil reses anggota DPRD Kalimantan Tengah yang disampaikan pada rapat paripurna penutupan masa sidang II di Gedung DPRD Kalteng beberapa hari lalu.
Juru Bicara Daerah Pemilihan Kabupaten Katingan, Siti Nafsiah mengatakan, kegiatan reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk menyerap langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Reses juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara DPRD dan konstituen, sekaligus membangun komunikasi dua arah antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 hingga 12 April 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kompilasi reses, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, mulai dari kerusakan infrastruktur jalan, kebutuhan air bersih hingga fasilitas umum di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat maupun pelayanan publik di daerah.
“Masalah infrastruktur masih mendominasi aspirasi masyarakat karena sangat berpengaruh terhadap mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Nafsiah mengungkapkan, usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat Kabupaten Katingan berkaitan dengan peningkatan akses jalan nasional yang selama ini menjadi jalur utama penghubung antarwilayah.
“Peningkatan dan perbaikan Jalan Poros Nasional Tumbang Samba menuju Tumbang Hiran menjadi usulan terbanyak masyarakat. Selain itu, perbaikan dan pengaspalan jalan menuju Tumbang Samba KM 30 dari Desa Karya Unggang juga menjadi perhatian,” terangnya.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyoroti kebutuhan perbaikan jaringan irigasi dan normalisasi sungai untuk mendukung sektor pertanian di pedesaan.
“Di Desa Telaga masyarakat mengusulkan normalisasi irigasi di daerah pinggiran sungai sepanjang kurang lebih lima kilometer. Sedangkan Desa Luwuk Kiri meminta perbaikan jaringan irigasi sepanjang kurang lebih tiga kilometer untuk mendukung sektor pertanian,” tambahnya.
DPRD Kalteng berharap berbagai aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur di wilayah Katingan dan sekitarnya dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (sb/*)