Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

TP Posyandu Kotim Dorong Transformasi 6 SPM di Posyandu Bahagia Baamang Barat

Redaksi 20-05-2026, 01:25 WIB 2 menit baca
Pengurus TP Posyandu Kotim ketika mensosialisasikan 6 SPM di Posyandu Bahagia. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Pengurus TP Posyandu Kotim ketika mensosialisasikan 6 SPM di Posyandu Bahagia. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor, melakukan kunjungan sekaligus pembinaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Bahagia, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, belum lama ini.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat transformasi Posyandu, yang kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam bidang pelayanan dasar masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Khairiah meninjau langsung pelayanan kesehatan balita, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala anak. Ia menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah berkembang menjadi pusat layanan terpadu berbasis 6 SPM.

“Dulu Posyandu identik hanya dengan timbang badan dan kesehatan anak. Namun sekarang Posyandu sudah ada 6 SPM. Jadi lengkap, termasuk sampai ke bidang sosial. Pemerintah tidak hanya ingin menyehatkan anak, tetapi juga mensejahterakan sampai ke rumah tangga masyarakat,” ujar Khairiah, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, enam bidang layanan dalam Posyandu 6 SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Konsep ini diharapkan dapat mendekatkan layanan dasar pemerintah kepada masyarakat secara lebih menyeluruh.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu tidak hanya bergantung pada kader dan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang tersedia.

“Harapan saya masyarakat dapat menggunakan dengan baik fasilitas yang ada dari pemerintah. Kalau ada keluhan, bisa ditangani melalui layanan 6 SPM ini sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Selain melakukan pembinaan kepada kader, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi terkait pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini. Pemeriksaan rutin seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala dinilai penting untuk mendeteksi dini potensi stunting maupun gangguan kesehatan pada anak.

Pemerintah Kabupaten Kotim saat ini terus mendorong penerapan Posyandu 6 SPM di berbagai wilayah sebagai bagian dari penguatan layanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Dengan adanya pembinaan tersebut, Posyandu Bahagia diharapkan dapat menjadi contoh penerapan layanan terpadu 6 SPM di Kecamatan Baamang. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard