seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Mentaya

by Redaksi - Tanggal 29-06-2026,   jam 12:35:00
Petugas ketika mengevakuasi jasad korban seorang wanita ditemukan mengapung. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas ketika mengevakuasi jasad korban seorang wanita ditemukan mengapung. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Warga di sekitar Pelabuhan Taxi Air Susur Sungai, Komplek PPM, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Mentaya, Minggu (28/6/2026) sore.

Korban diketahui berinisial ML. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada personel Satpolairud Polres Kotawaringin Timur yang sedang melaksanakan patroli dan piket di kawasan perairan.

Kapolres Kotawaringin Timur melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko mengatakan, petugas bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima informasi dari masyarakat. Proses evakuasi dilakukan bersama tim PMI sebelum korban dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk pemeriksaan medis.

"Setelah menerima laporan dari warga, personel Satpolairud langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan PMI untuk mengevakuasi korban ke RSUD dr Murjani Sampit guna dilakukan visum et repertum," ujar Edy.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui kerap melakukan aktivitas sehari-hari di bantaran Sungai Mentaya, seperti mencuci peralatan makan dan mandi. Selain itu, korban juga memiliki gangguan penglihatan dan menderita stroke ringan.

"Menurut keterangan suami korban, yang bersangkutan memang sering beraktivitas di tepi sungai. Korban juga beberapa kali pernah tercebur ke sungai, namun sebelumnya selalu berhasil diselamatkan," jelasnya.

Hasil pemeriksaan visum luar tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

Meski tidak ditemukan indikasi kekerasan, kepolisian memastikan penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Kasus ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan oleh Satpolairud Polres Kotawaringin Timur," pungkas Edy. (sb/*)