seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

HANI 2026, DPRD Kalteng Ajak Semua Pihak Bersatu Perangi Narkoba

by Redaksi - Tanggal 04-07-2026,   jam 09:55:05
Faridawaty Darland Atjeh Faridawaty Darland Atjeh

SB, PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Ancaman penyalahgunaan narkotika yang masih membayangi kalangan remaja hingga usia produktif dinilai harus dihadapi secara bersama-sama.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan upaya pencegahan harus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga hingga masyarakat.

"Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat," ujar Faridawaty.

Menurutnya, edukasi tentang bahaya narkoba harus diberikan secara berkelanjutan sejak usia dini. Dengan pemahaman yang baik, anak-anak dan remaja akan memiliki kesadaran serta keberanian untuk menolak ajakan maupun pengaruh negatif yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Faridawaty juga menilai lingkungan keluarga memiliki peran paling penting dalam membentengi generasi muda. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, ditambah pengawasan yang tepat, menjadi langkah awal untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Ia berharap momentum HANI 2026 mampu memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

"Perang melawan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama agar kita dapat melindungi generasi muda dan mewujudkan Kalimantan Tengah yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika," pungkasnya. (sb/*)