seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Polisi Cepat Tanggapi Karhutla di Bagendang Tengah

by Redaksi - Tanggal 21-07-2026,   jam 14:11:00
Personel kepolisian Polsek Sungai Sampit mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan. (FOTO: ISTIMEWA) Personel kepolisian Polsek Sungai Sampit mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Personel Polsek Sungai Sampit bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah ditemukan titik api di lahan milik kelompok tani seluas sekitar dua hektare di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (21/7/2026).

Setibanya di lokasi, personel Polsek Sungai Sampit bersama pihak terkait langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif guna mencegah api meluas ke area sekitar. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Sungai Sampit IPDA Bagus Muhammad R., S.Trk., M.H., mengatakan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang rawan terjadi karhutla.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kesigapan Polri dalam mengantisipasi terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang rawan kebakaran. Selain melakukan pemadaman, personel kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan kelompok tani agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujar IPDA Bagus.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas.

Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko munculnya titik api.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dalam mencegah karhutla. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. (f1/sb)