seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Terkendala Biaya, Hingga Kini Belum Ada Pasien Mandiri Pasang Ring Jantung

by Redaksi - Tanggal 07-08-2026,   jam 15:18:27
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Yulia Nofiany Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Yulia Nofiany

SB, SAMPIT - Layanan pemasangan ring jantung (kateterisasi koroner/intervensi jantung) di RSUD dr Murjani Sampit hingga kini belum dapat melayani peserta BPJS Kesehatan. Meski seluruh kesiapan rumah sakit telah terpenuhi, operasional layanan untuk pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih menunggu proses kredensial dari BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Noviany, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit sebenarnya telah siap memberikan layanan tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun, keputusan akhir berada di pihak BPJS Kesehatan karena proses kredensial masih menunggu persetujuan dari kantor wilayah.

"BPJS Cabang Kotim harus berkoordinasi dengan kantor wilayah mereka di Samarinda. Sampai saat ini belum ada jawaban. Padahal kami sudah siap, tinggal menunggu kredensial dari BPJS untuk pasien BPJS," kata dr Yuli, Jumat (7/8/2026)

la menegaskan bahwa secara teknis layanan pemasangan ring jantung sebenarnya sudah bisa dilakukan untuk pasien umum. Namun hingga kini belum ada pasien non-BPJS yang memanfaatkan layanan tersebut karena biaya tindakan yang cukup besar.

"Kalau pasien umum sebenarnya bisa kami layani. Tetapi sampai sekarang belum ada pasien umum yang memasang ring jantung karena biayanya cukup mahal, sekitar Rp30 juta lebih," ujarnya.

Menurut dr Yulia, mayoritas pasien memilih menunggu layanan tersebut dapat ditanggung BPJS Kesehatan sehingga belum ada tindakan pemasangan ring yang dilakukan sejak fasilitas Cath Lab dinyatakan siap beroperasi.

la mengakui proses persetujuan layanan kesehatan baru oleh BPJS memang tidak dapat dipastikan waktunya. Pengalaman RSUD dr Murjani saat membuka layanan kemoterapi menunjukkan bahwa proses pemenuhan persyaratan hingga layanan dapat berjalan. membutuhkan waktu cukup panjang.

"Kami tidak bisa memastikan berapa lama prosesnya. Pengalaman saat membuka layanan kemoterapi juga membutuhkan waktu yang panjang. Sejak 2019 kami memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari sarana-prasarana, SDM, kompetensi hingga berbagai pelatihan," jelasnya.

Saat ini, kata dr Yulia, seluruh persyaratan dari sisi rumah sakit telah dipenuhi. Pihaknya hanya menunggu tim BPJS Kesehatan melakukan proses kredensial dan memberikan persetujuan agar layanan pemasangan ring jantung dapat dijamin dalam program JKN.

"Tinggal menunggu proses kredensial dan justifikasi dari BPJS karena mereka yang akan membiayai layanan tersebut," pungkasnya. (f1/sb)