Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid menghadiri Hari Jadi Kabupaten Seruyan ke-24, beberapa waktu lalu. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Memasuki usia ke-24 tahun, Kabupaten Seruyan terus berkembang. Namun, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Sejumlah desa hingga kini masih belum memiliki akses jalan yang memadai. Kondisi ini dinilai menghambat konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah Seruyan.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan, Abdul Hafid, mengatakan pembangunan infrastruktur harus terus menjadi perhatian.
“Tantangan di Seruyan masih banyak desa yang belum terhubung jalan. Ini perlu menjadi perhatian agar pembangunan bisa merata hingga ke seluruh wilayah,” ujar Hafid, Sabtu (8/8/2026).
Meski demikian, Hafid mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai Seruyan selama 24 tahun berdiri sebagai kabupaten setelah dimekarkan dari Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan selama ini mulai memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Berkat pembangunan selama 24 tahun sejak dibentuk sebagai kabupaten dan terpisah dari Kotawaringin Timur, pembangunan mulai bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap pembangunan ke depan semakin merata, terutama dalam membuka akses jalan menuju desa-desa yang masih membutuhkan perhatian.
“Jangan sampai masyarakat di pelosok tertinggal. Akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar,” pungkasnya. (sb/*)