Kobaran api membara di lahan kosong Jalan HM Arsyad Sampit.
SB, SAMPIT – Sebanyak 138 personel BPBD Kotawaringin Timur (Kotim) dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam mengatakan, jumlah tersebut termasuk personel lapangan dan pengendali operasi. Jika kondisi memburuk, kekuatan personel bisa ditambah.
“Total saat ini 138 orang, termasuk pengendali lapangan,” kata Multazam, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, penanganan karhutla tahun ini cukup berat karena sejumlah lokasi sulit dijangkau dan sumber air mulai terbatas. BPBD juga melibatkan OPD untuk membantu pemadaman dan suplai air.
Multazam meminta masyarakat ikut terlibat dan tidak hanya menjadi penonton saat terjadi kebakaran.
“Bencana ini bukan urusan hanya pemerintah. Di dalamnya ada urusan masyarakat,” tegasnya.
Ia mengajak warga yang memiliki kemampuan dan peralatan untuk membantu petugas, seperti menyuplai air atau menarik selang saat proses pemadaman.
“Jangan hanya menjadi penonton. Kalau punya kemampuan dan peralatan, mari bantu petugas di lapangan,” pungkasnya. (f1/sb)