seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Perkuat Penanganan Karhutla, Bantuan Presiden Tiba di Kalteng

by Redaksi - Tanggal 24-08-2026,   jam 14:12:24
Bantuan dari Presiden RI tiba Kalteng, Minggu (23/8/2026). Bantuan dari Presiden RI tiba Kalteng, Minggu (23/8/2026).

SB, PALANGKA RAYA – Peralatan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mulai berdatangan. Kodam XXII/Tambun Bungai menerima bantuan tahap pertama dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendukung pemadaman di lapangan.

Bantuan tersebut tiba di Apron Lama Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Minggu (23/8/2026). Peralatan itu dikirim setelah Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah dan meninjau langsung kondisi karhutla.

Bantuan diterima Kodam XXII/Tambun Bungai yang diwakili Aslog Kolonel Czi Aji Sujowo. Paket bantuan tersebut terdiri dari berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk memperkuat operasi pemadaman, terutama di wilayah dengan kondisi lahan sulit dijangkau.

Total terdapat 75 unit mesin pompa air yang diterima. Dari jumlah tersebut, lima unit sudah dalam kondisi dirakit, sedangkan 70 unit lainnya masih belum dirakit dan selanjutnya akan disiapkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain mesin pompa, bantuan juga mencakup 21 koli masker. Rinciannya delapan koli masker N98 dan 13 koli masker flat. Turut diterima 225 buah selang keluar serta dua gulung selang isap untuk mendukung proses pemadaman.

“Kedatangan bantuan tersebut diterima langsung oleh Slogdam XXII/Tambun Bungai dan Paur Zidam XXII/Tambun Bungai,” kata Aji, Senin (24/8/2026).

Setelah proses penerimaan dan pemeriksaan kelengkapan rampung, seluruh bantuan kemudian dibawa untuk didistribusikan ke Zidam XXII/Tambun Bungai dan Kesdam XXII/Tambun Bungai. Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.

“Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan dan ketersediaan peralatan penunjang pemadaman karhutla, khususnya di wilayah lahan gambut yang membutuhkan pasokan air yang cukup serta perlindungan diri bagi petugas yang bertugas di tengah asap kebakaran,” pungkasnya. (rk/*)