Wabup Katingan Tegaskan Pengendalian Inflasi Harus Jaga Daya Beli Masyarakat
SB, KASONGAN – Menjaga harga tetap terkendali bukan sekadar soal angka inflasi, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal itu menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Katingan saat Wakil Bupati Katingan, Firdaus, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 secara virtual, Senin (14/9/2026).
Firdaus mengikuti rakor melalui Zoom Meeting dari Aula Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Radiogram Kementerian Dalam Negeri.
“Pengendalian inflasi harus berdampak langsung terhadap masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang terjangkau,” ujar Firdaus.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi agar setiap gejolak harga dapat segera diantisipasi. Stabilitas harga, kata dia, menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Rakor tersebut tidak hanya membahas pengendalian inflasi. Sejumlah agenda strategis turut dibahas, di antaranya verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Koperasi di tingkat desa dan kelurahan harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, proses verifikasi dan validasi perlu dilakukan dengan baik agar programnya benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, rakor juga dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menjalankan berbagai program strategis.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah yang diperlukan agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Firdaus. (sb/*)