Lewati ke konten utama
HUKUM

Dua Warga Sampit Penumpang KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Redaksi 14-09-2026, 15:53 WIB 2 menit baca
Ini foto warga Sampit penumpang KM Virgo Transport 8
Ini foto warga Sampit penumpang KM Virgo Transport 8

SB, SAMPIT – Kabar hilang kontaknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa membawa kecemasan bagi keluarga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua warga asal Sampit, Helianto (55) dan Novika Liana (43), diketahui berada di dalam kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut.

Pasangan suami istri itu tercatat sebagai penumpang kapal yang mengangkut sekitar 243 orang. Hingga Senin (14/9/2026), keluarga masih menunggu kepastian mengenai keberadaan keduanya setelah kapal dilaporkan mengalami masalah dan proses pencarian serta evakuasi dilakukan.

Anak pasangan tersebut, Rico, membenarkan bahwa kedua orang tuanya merupakan penumpang KM Virgo Transport 8.

Menurut Rico, meski saat ini kedua orang tuanya menetap di Surabaya, Helianto dan Novika Liana masih memiliki pekerjaan serta berbagai urusan keluarga di Sampit.

“Memang ibu sama ayah ini aslinya dari Kotim, Sampit. Tapi untuk sekarang memang tinggalnya di Surabaya. Untuk masalah kerjaan masih semuanya di Sampit,” kata Rico, Senin (14/9/2026).

Rico menjelaskan, keberangkatan kedua orang tuanya dari Surabaya bukan untuk berlibur. Mereka hendak kembali ke Sampit untuk menghadiri acara pernikahan keluarga.

Rute menuju Banjarmasin kemudian dilanjutkan melalui jalur darat dipilih karena kendaraan milik keluarga berada di Banjarmasin.

“Kebetulan yang kali ini memang rencananya balik dari Surabaya itu mau ada acara kawinan keluarga di Sampit. Kendaraan itu juga memang ditinggalnya di Banjarmasin,” ujarnya.

Kecemasan keluarga mulai muncul setelah kabar mengenai kondisi kapal diterima pada dini hari. Rico mengaku baru memperoleh informasi tersebut sekitar pukul 05.00–06.00 WITA. Namun, adiknya yang berada di Surabaya telah menerima kabar lebih awal.

“Kalau saya pribadi, dapat kabarnya pagi tadi, mungkin jam 5 atau jam 6. Tapi adik saya yang berada di Surabaya sudah dapat kabar jam 2 WITA atau jam 1 WIB,” katanya.

Sejak pagi, Rico bahkan berada di kawasan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, untuk mencari informasi terbaru mengenai proses pencarian dan evakuasi penumpang.

Ia terus memantau informasi dari pihak berwenang, termasuk perkembangan yang disampaikan tim pencarian. Namun hingga saat ini, belum ada kabar mengenai kedua orang tuanya.

“Saya berada dari pagi (Minggu) di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan selalu update. Memang belum ada sama sekali nama maupun kabar dari Basarnas ataupun tim yang sedang evakuasi di sana,” ungkap Rico.

Berdasarkan informasi terakhir yang diterima keluarga, sebanyak 125 orang telah berhasil dievakuasi, sedangkan enam orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, keberadaan Helianto dan Novika Liana masih belum diketahui.

Kondisi tersebut membuat keluarga terus berharap keduanya dapat segera ditemukan. Rico mengaku hanya bisa menunggu perkembangan pencarian sembari berharap kedua orang tuanya ditemukan dalam keadaan selamat.

“Harapannya sebagai anak, ibu sama ayah itu bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Tapi kalaupun memang jalan-Nya mungkin enggak kesampaian, ya diharapkan jasadnya bisa ditemukan,” tuturnya.

Hingga kini, keluarga masih menantikan informasi resmi mengenai perkembangan pencarian dan evakuasi KM Virgo Transport 8 serta keberadaan Helianto dan Novika Liana. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard