Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Rimbun Minta Koperasi dan Kelompok Tani Berpatisipasi Penanganan Karhutla

Redaksi 16-09-2026, 16:51 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kotim, Rimbun
Ketua DPRD Kotim, Rimbun

SB, SAMPIT - Ketua DPRD Kotim Rimbun menyoroti peran koperasi dan kelompok tani yang mengelola lahan cukup luas untuk ikut serta dalam penanggulangan karhutla. 

Ia meminta pengurus koperasi bersama anggotanya ikut bertanggung jawab apabila ditemukan titik api di areal yang dikelola.

"Kita juga minta pengurus koperasi dan anggota koperasi kalau ada titik api, itu juga perlu ikut serta memadamkan api. Pengurus koperasi wajib menyiapkan sarana dan prasarana, seperti pompa air, selang, dan noselnya," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (16/9/2026).

Rimbun meminta Dinas Koperasi berkoordinasi dengan koperasi-koperasi yang ada di Kotim agar kesiapan sarana pemadaman tersebut dapat dipastikan.

Hal serupa juga diharapkan dilakukan terhadap kelompok tani melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian.

Sementara itu, terkait kebakaran lahan yang mulai mendekati kawasan permukiman, Rimbun meminta pemerintah daerah mengevaluasi kesiapan pengembang perumahan dalam mengantisipasi karhutla.

"Pengembang-pengembang yang berinvestasi itu bisa ikut memperhatikan dan membantu warga kita yang ada di perumahan, sehingga itu bisa diatasi," katanya.

Ia menilai pengembang tidak cukup hanya menyediakan peralatan pemadam, tetapi juga harus memastikan ketersediaan sumber air. Sebab, peralatan pemadam tidak akan efektif apabila tidak didukung sumber air yang memadai.

"Peralatannya ada tetapi airnya enggak ada. Yang kita sampaikan, sarana dari sumur-sumurnya wajib pengembang menyiapkan. Dan juga sarana alatnya, mesin pompa, selang, nosel atau sebagainya, itu kewajiban pengembang," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard