Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Targetkan SMAN 1 Cempaga Kembali Beroperasi Tahun Ini

Redaksi 03-10-2026, 21:58 WIB 2 menit baca
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran saat meninjau bangunan SMAN 1 Cempaga yang terbakar. (FOTO: ISTIMEWA)
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran saat meninjau bangunan SMAN 1 Cempaga yang terbakar. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menargetkan pembangunan kembali ruang-ruang SMAN 1 Cempaga yang terbakar dapat segera dilakukan dan sekolah kembali beroperasi tahun ini.

Target tersebut disampaikan Agustiar saat meninjau langsung kondisi SMAN 1 Cempaga di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (3/10/2026).

Agustiar mengatakan, pembangunan kembali sekolah harus segera dilakukan mengingat terdapat sekitar 270 siswa yang membutuhkan ruang belajar untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Dengan jumlah murid sekitar 270 orang, kami melihat kebutuhan ruang kelas yang tersedia. Karena itu, sekolah ini harus segera dibangun kembali,” kata Agustiar.

Ia mengakui peninjauan terhadap sekolah tersebut baru dilakukan beberapa waktu setelah kebakaran terjadi. Namun, menurutnya, hal itu tidak mengurangi kewajiban pemerintah untuk memastikan kondisi dan penanganan pascakebakaran.

“Kami akui agak terlambat meninjau kebakaran ini. Namun, tidak ada kata terlambat. Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk melihat langsung berapa ruangan yang terbakar,” ujarnya.

Agustiar menegaskan, penanganan pembangunan tidak boleh berlarut-larut. Ia meminta perangkat terkait segera mencari langkah teknis agar pembangunan dapat direalisasikan tanpa harus menunggu penganggaran tahun berikutnya.

“Dalam situasi genting seperti ini, kita harus bergerak cepat. Kalau menunggu dianggarkan lagi, kapan pembangunan bisa dilakukan? Saya rasa secara teknis bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan gubernur untuk mempercepat pembangunan kembali fasilitas sekolah yang terdampak kebakaran.

“Kami upayakan tahun ini sekolah sudah bisa kembali beroperasi,” kata Reza.

Diketahui, kebakaran SMAN 1 Cempaga terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (27/9/2026). Sejumlah fasilitas sekolah terdampak, di antaranya ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang guru, aula, serta tiga ruang kelas.

Pemerintah berharap pembangunan kembali fasilitas yang terbakar dapat segera dilakukan sehingga aktivitas pembelajaran bagi sekitar 270 siswa dapat kembali berlangsung secara normal. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard