Rayakan HUT ke-62, Golkar Kotim Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa
SB, SAMPIT – Memperingati HUT ke-62 Partai Golkar, DPD Golkar Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar ziarah makam pahlawan, doa bersama, serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian partai kepada masyarakat sekaligus menjalankan instruksi DPP Golkar agar peringatan ulang tahun dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia HUT Golkar Kotim, Riskon Fabiansyah, mengatakan sebanyak 50 anak yatim diundang untuk menerima santunan. Kegiatan itu juga melibatkan pengurus pimpinan kecamatan (PK) Golkar dari sejumlah wilayah di Kotim.
“Peringatan HUT kali ini kami isi dengan ziarah makam pahlawan, doa bersama, dan pemberian santunan kepada anak yatim serta kaum duafa,” ujarnya.
Mengusung tema Golkar Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera, Riskon menegaskan Golkar harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan politik, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi pembangunan.
“Golkar harus menjadi pengawal pembangunan, baik di pusat maupun daerah. Kami juga tetap kritis terhadap kebijakan yang kurang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepedulian tersebut juga diwujudkan saat Kotim menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Golkar Kotim pernah membagikan masker kepada masyarakat, sementara kader di daerah pemilihan III membantu menyediakan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Kotim, Rudiannur, yang mewakili Plt Ketua DPD Golkar Kotim H. Supriyadi, mengatakan peringatan tahun ini sengaja digelar sederhana dengan mengutamakan kegiatan sosial.
“Momentum ini kami manfaatkan untuk lebih dekat dengan masyarakat, terutama anak yatim piatu dan kaum duafa,” katanya.
Rudiannur menegaskan, Golkar Kotim akan terus mengawal pembangunan dan mendampingi pemerintah agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran partai harus dibuktikan melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap kebutuhan warga. (f1/sb)