Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

250 Paket Sembako Murah Disiapkan Kejari Kotim

Redaksi 21-03-2023, 09:47 WIB 1 menit baca
Kejaksaan Negeri Kotim menyelanggarakan pasar murah untuk masyarakat menghadapi bulan suci Ramadan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kejaksaan Negeri Kotim menyelanggarakan pasar murah untuk masyarakat menghadapi bulan suci Ramadan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pasar murah untuk menyambut bulan suci Ramadan 1444 hijriah atau 2023 masehi di halaman kejaksaan setempat, Senin (20/3/2023).

Pasar murah sendiri dilaksanakan secara serentak diseluruh jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dipimpin oleh, Kajati Pathor Rahman SH MH secara daring.

Dikesempatan itu Kajati Kalteng menyampaikan, pasar murah yang dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Adhyaksa Kalteng sebagai bentuk menyambut bulan suci Ramadan, yang mana paket sembako murah tersebut untuk membantu masyarakat kurang mampu dan juga membantu pemerintah dalam pengendalian inflasi yang terjadi.

“Kita berharap kegiatan pasar murah yang dilaksanakan secara serentak ini sedikit banyak membantu masyarakat, khusus masyarakat kurang mampu terlebih menjelang Ramadan ini,” terangnya.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Kotim, Donna R Sitorus menyampaikan, pasar murah tersebut adalah petunjuk pimpinan yang mana dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk partisipasi membantu masyarakat, khususnya menjelag Ramadan karena harga yang dijual sedikit miring dari pasaran.

Disampaikannya, paket sembako yang disiapkan oleh Kejaksaan Negeri Kotim sebanyak 250 paket untuk masyarakat Kotim dengan harga perpaket senilai Rp 105.000menjadi Rp 50.000.

“Kita menyiapkan 250 paket sembako untuk masyarakat dalam mewujudkan kepedulian kepada sesama manusia, dalam hal ini meringankan dan membantu kebutuhan pokok masyarakat khususnya yang berada di Wilayah Kabupaten Kotim menjelang Ramadan,” ucap Donna R Sitorus.

Pasar Murah yang diselenggarakan, tambahnya, juga bertujuan mengatasi dan menekan dampak inflasi kenaikan harga kebutuhan pokok menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard