Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Pengendalian Inflasi dan Pengutan Pangan Adalah Tugas Bersama

Redaksi 10-04-2023, 11:15 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta Tim  Pengendali Inflasi Daerah (TPID) atau Satgas Kotim untuk terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara lembaga daerah maupun dengan Kelompok Kerja Nasional (Pokja).

Ketua DPRD Kabupetn Kotim, Dra Rinie mengatakan, langkah-langkah penanganan inflasi harus dilakukan dengan penguatan koordinasi antara pemangku kepentingan. Pengendalian inflasi upaya kestabilan harga, pengelolaan pasokan dn distribusi pangan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama dengan pihak – pihak terkait.

“Pengendalian inflasi daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi merupakan tugas bersama secara intensif dilakukan antara pemprov, pemerintah Kabupaten/Kota, Perbankan, Satgas Pangan, TNI/Polri serta stakeholder terkait,” terang Ketua DPRD Kotim tersebut, Senin (10/4/2023).

Dikatakannya, dukungan dari pihak Bank Indonesia melalui Pokjanas juga sangat diharapkan untuk memperkuat kebijakan dan koordinasi untuk memastikan ketersediaan, kecukupan serta kejangkauan harga pangan bagi masyarakat khususnya selama hari besar keagamaan nasional.

“Untuk daerah Satgas atau TPID dan instnasi terkait melakukan pengawasan terhadap pangan yang menglami kenaikan terus menerus, memonitor komuditi import serta melakukan lagkah strategis dan menyesuaikan karasteristik dearah,” tegasnya.

Legislator PDI Perjuangan itu juga mengimbau, pemerintah dearah harus menyiapkan rumusan tetobosan kebijakan yang diperlukan untuk mengatasi inesifiensi dalam tata niaga disertai alokasi anggaran yang memadai APBD meliputi inovasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk memitigasi inesifiensi distribusi barang. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard